Pasar Otomotif Stagnan

290

SEMARANG – Pasar otomotif pada kuartal pertama 2014, benar-benar stagnan di banding kuartal pertama 2013 lalu. Bahkan, dibanding kuartal keempat 2013 lalu, turun sangat banyak. Kondisi yang di luar ekspektasi para pebisnis ini, diprediksi dipengaruhi oleh rangkaian Pemilu, yakni pelaksanaan pemilihan legislatif (Pileg) 9 April lalu dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014, 9 Juli mendatang.
Menurut Managing Director Nasmoco Group, Fatrijanto, biasanya pada kuartal pertama tiap tahunnya, penjualan otomotif selalu meningkat. Namun pada 2014 ini, tidak. Hal ini karena banyak konsumen yang melakukan penundaan investasi. “Mereka menunggu usai pilpres, baru melakukan investasi atau pembelian mobil. Bahkan, sebagian menunggu sejauhmana kebijakan presiden terpilih mendatang,” kata Fatrijanto di sela perayaan ulang tahun PT New Ratna Motor yang ke-53, yang tertunda lantaran Pileg.
Diakuinya, saat ini banyak lembaga bisnis otomotif maupun perbankan melakukan reschuduling, lantaran hasilnya tidak sesuai target awal. Penyebabnya sangat beragam. Selain adanya pelaksanaan pileg dan pilpres, juga banyaknya bencana banjir, beberapa gunung meletus hingga melemahnya rupiah atas dolar AS. “Meski begitu, kami tetap optimistis dan yakin, pascapilpres pasar akan kembali melejit,” tandas Fatrijanto yang didampingi Marketing Director Nasmoco Group, Hartono Dinata di Crown Hotel Semarang, kemarin lusa.
Optimisme tersebut, kata Fatrijanto, meski ada krisis global, namun pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap bisa di atas 5 persen. Kondisi ini akan paralel dengan bisnis otomotif. “Apalagi ekspor Toyota di Indonesia, sudah menggunakan komponen dalam negeri lebih dari 90 persen. Tentunya, menggairahkan pasar dan menjadi penyumbang pajak terbesar di Indonesia,” tuturnya.
Karena itulah, kata Fatrijanto, Nasmoco akan memperluas jangkauan ke berbagai daerah di Jateng-DIJ agar lebih dekat dengan konsumen. Pada 2014 ini, investasinya berkisar Rp 150 miliar untuk membangun showroom baru di 4 wilayah. Yakni, di Solo, Jalan Siliwangi Semarang, Jalan Majapahit Semarang dan memperluas showroom di Jalan Kaligawe Semarang. “Sebelumnya telah membuka showroom baru di Karangjati, Jepara dan daerah lainnya. Tahun berikutnya akan melebarkan sayap ke daerah kabupaten/kota seperti Kota Purwodadi,” katanya.
Sementara itu, pada kuartal pertama 2014, Nasmoco hanya membukukan penjualan antara 7300-7400 unit berbagai tipe di wilayah Jateng-DIJ. Dari jumlah itu, didominasi penjualan Toyota Avanza yang mencapai 46 persen, disusul Toyota Agya sebesar 20 persen. “Toyota Agya bisa menjadi kuda hitam, menjadi primadona kendaraan keluarga. Terbukti, animo masyarakat hampir sama dengan ketika pertama kali Avanza diluncurkan,” imbuhnya.
Terkait dengan ulang tahun ke-53, Nasmoco Group akan mengundi 53 unit mobil Toyota Altis, Etios dan Agya. Selain itu membagi voucher senilai Rp 2,5 juta. (ida/smu)