Perizinan Sulit, Hambat Investasi

340

TEMANGGUNG–Melihat hasil sepak terjang pemerintahan selama satu tahun terakhir, DPRD Kabupaten Temanggung menemukan salah satu pintu penghambat pengembangan investasi di Kabupaten Temanggung adalah proses perizinan yang sulit. DPRD meminta pemkab untuk mengambil sikap mempermudah akses perizinan.
Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Temanggung, Boedi Hartini, mengatakan, pihaknya menemukan sejumlah kasus perizinan yang masih belum serius digarap. Sejumlah usaha tidak dapat beroperasi meskipun bangunan telah berdiri karena perizinan yang masih menggantung. “Sebagian lagi baru rencana investasi tetapi karena sulit perizinan mereka akhirnya membatalkan,” katanya.
Menurutnya, faktor perizinan seharusnya tidak dipersulit sehingga perkembangan perekonomian daerah dapat maju. Pihaknya merekomendasikan agar pemkab menjalankan rekomendasi DPRD tentang one stop services perizinan melalui SKPD khusus sehingga tidak berpencar. “Sangat rugi apabila tawaran investasi hanya diganjal dengan perizinan yang sulit,” tegasnya.
Menurutnya, pemkab selain harus aktif mencari investor, juga harus memberikan langkah mempermudah proses investasi. Menurutnya tidak tepat apabila Pemkab aktif menggalang investor namun hal itu tidak disertai proses perizinan yang mudah. “Kita sudah memiliki data nama perusahaan yang akan investasi dan telah investasi tetapi terhambat perizinan. Izin harus dipermudah, tetapi harus diingat bahwa perizinan mudah juga harus mempertimbangkan peraturan yang berlaku. Jangan mempermudah izin tetapi melanggar peraturan,” imbaunya.
Wakil Bupati Temanggung, Irawan Prasetyadi mengatakan, pihaknya berjanji akan menindaklanjuti usulan lembaga legislatif untuk menerapkan sistem one stop services dalam bidang perizinan. Dari peta yang telah disusun, Kantor Pelayanan Perizinan dan Penanaman Modal akan dikhususkan untuk menangani perizinan. “Nanti cukup di satu SKPD,” terangnya.
Pihaknya menambahkan, terkait dengan banyaknya tawaran investasi yang masuk, pihaknya juga telah menggandeng sejumlah pengusaha besar untuk menanamkan modalnya. “Kita juga sudah mencari banyak investor dan mudah-mudahan dalam waktu dekat akan banyak investasi masuk,” tandasnya. (zah/lis)