Benahi Konsentrasi Lini Belakang

281

SEMARANG – Selalu menang di enam laga secara beruntun tak berarti PSIS Semarang tanpa cela. Beberapa hal mendasar masih harus dibenahi oleh pelatih Eko Riyadi di masa jeda laga, sebelum melakoni “big match” versus Persis Solo, Rabu (14/5) di Stadion Manahan Solo yang menjadi pertandingan penutup PSIS di putaran pertama kompetisi Divisi Utama 2014.
Pelatih PSIS Eko Riyadi mengatakan, dibutuhkan kerja yang lebih keras lagi saat menghadapi tim yang dibesut Widiantoro untuk mengamankan winning streak mereka hingga akhir putaran pertama. “Lawan Persis akan menjadi pertandingan yang lebih berat, mereka akan bermain di kandang. Selain itu secara teknis Persis juga merupakan salah satu tim terbaik,” kata Eko Riyadi kemarin.
Secara teknis, usai menang dramatis 3-2 atas Persiku kemarin, Eko mengatakan masih ada beberapa hal yang perlu dibenahi dari pasukannya. Salah satunya adalah masalah konsentrasi lini belakang mereka.
Di laga kandang terakhir putaran pertama menjamu Persiku kemarin, dua gol tim tamu datang melalui proses serangan balik yang cepat. Selain itu gol pertama Persiku terjadi juga karena blunder pemain belakang PSIS yang berakhibat fatal. “Ketika kita menghadapi tim yang kuat memang dibutuhkan konsentrasi sepanjang pertandingan. Seperti ketika lawan Persiku kemarin anak-anak sedikit lengah sehingga kita kemasukan dua gol,” terang Eko Riyadi.
Sementara di sisa waktu sebelum melakoni laga versus Persis Solo saat ini, PSIS juga masih menunggu kondisi bomber Argentina mereka, Julio Alcorse yang harus absen di laga versus Persiku lantaran masih dibelit cedera.
Jika Alcorse bisa pulih dan kembali tampil, tentu kekuatan lini depan PSIS akan semakin kuat mengingat di laga versus Persiku kemarin, tiga gol PSIS hanya berhasil dilesakkan oleh barisan lini tengah mereka dan center bek, Fauzan Fajri. “Ya kita harapkan Alcorse bisa kembali main dan menambah kekuatan lini depan kami. Sejauh ini kondisi Alcorse sudah membaik mudah-mudahan bisa pulih dalam satu hingga dua hari ke depan,” pungkas Eko. (bas/smu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.