SMALA Semangat Pantang Menyerah

317

SEMARANG – Tim cowok SMAN 11 Semarang berhasil menang tipis atas SMKN 7 Semarang (Stemba) dengan skor 31-27. Pertarungan sengit ditunjukkan oleh kedua tim yang sama-sama tampil ngotot.
Di kuarter pertama SMAN 11 berhasil unggul dengan 11-7, berlanjut di kuater kedua dengan 16 – 11. Di kuarter tiga, kembali SMAN 11 berhasil unggul dengan skor 24-16.
Pada kuater penentuan, Stemba bangkit dan mempertontonkan semangat mati-matian hingga terjadi kejar mengejar poin. Skor sempat sama kuat 26-26. Namun lemahnya defense Stemba berhasil dimanfaatkan oleh tim lawan sehingga akhirnya mereka pun menyerah dengan skor 27-31 dan merelakan tiket ke babak selanjutnya direbut oleh SMAN 11 Semarang.
Pelatih Stemba Semarang Kustiyani, mengakui jika kekalahan timnya karena kesalahan mendasar yang dilakukan anak didiknya. “Kami sempat bisa menang, walaupun kecewa tapi bagaimana lagi. Ego anak-anak masih sangat besar, terbukti dengan banyaknya kesalahan sendiri yang dilakukan,” ucapnya.
Ke depan dirinya mengaku akan menggenjot fisik dan memperbaiki kekompakan tim agar dalam gelaran Honda DBL tahun depan bisa melangkah lebih jauh. “Yang jelas harus bisa mengalahkan diri sendiri, ego harus ditekan. Itu adlah lawan terberat,” paparnya.
Sementara itu, Raden Aztama Valiantda, pelatih SMAN 11 semarang membeberkan, saat draw ternyata anak asuhnya sempat mengalami drop mental. “Tapi dengan motivasi yang kita berikan semangat mereka kembali naik,” ungkapnya.
Krismit dan SMAN 5 Melaju
Sementara, tim cowok yaitu SMAN 5 Semarang dan SMA Krista Mitra Semarang memastikan melaju ke babak selanjutnya. Di laga ketiga hari perdana kemarin, tim cowok SMAN 5 Semarang kemarin berhasil tampil impresif dan menundukkan SMAN 7. Padahal di kuarter pertama, SMAN 5 terlebih dulu tertinggal dengan skor 0-5.
Pada kuarter kedua determinasi SMAN 7 mulai buntu meski masih berhasil menang 9-2. Di kuarter ketiga SMAN 5 mulai bangkit dan menyusul ketertinggalan dengan skor 7-9. Akhirnya di kuarter penentu, SMAN 5 sukses membawa mereka membalikkan keadaan dan unggul 15-12.
Di laga terakhir tim cowok SMA Krista Mitra Semarang juga berhasil melaju mulus. Anak-anak asuh Arif Sugiantor tersebut mampu menghempaskan perlawanan SMAN 3 Semarang dengan skor 26-11.
Sejak kuarter pertama, anak-anak Krismit memang mampu mendominasi pertandingan kemarin, terbukti mereka tidak memberi kesempatan SMAN 3 berkembang dan unggul 8-2 pada kuarter tersebut.
Kemudian di kuarter kedua, baik Krismit maupun SMAN 3 sebenarnya sama-sama kehilangan field of goals mereka. Krismit hanya mampu menambah dua poin dan masih unggul 10-2. Di kuarter ketiga Krismit semakin menjauh. Mereka mampu unggul 18-5 di kuarter ketiga. Dan di kuarter penentuan, Krismit semakin menjauh dan akhirnya unggul 26-11 hingga akhir laga.
Pelatih Krismit Arif Sugianto mengatakan, faktor fighting spirit menjadi kunci sukses timnya di laga kemarin. Meski pihaknya mengakui masih ada beberapa hal yang harus dievaluasi sebelum melakoni laga selanjutnya. “Team work kami masih menjadi catatan kami untuk melakoni laga selanjutnya. Tapi target kita musim ini bermain semaksimal mungkin di setiap pertandingan,” kata Arif usai laga petang kemarin. (den/bas/smu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.