600 Suara Hilang, PKB Ajukan Gugatan ke MK

273

UNGARAN- Protes mewarnai rapat pleno penetapan perolehan suara dan kursi partai politik serta penetapan calon terpilih DPRD Kabupaten Semarang, Senin (12/5) siang. Protes disampaikan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang keberatan atas penetapan perolehan suaranya di Daerah Pemilihan (Dapil) 3 Kabupaten Semarang yang meliputi Kecamatan Bancak, Bringin, Pabelan dan Suruh.
Dalam protes yang disampaikan saksi dari PKB, Musyafa, 40, ada sedikitnya 600 suara PKB di dapil 3 hilang atau tidak tercatat. Saat itu juga disampaikan bahwa PKB Kabupaten Semarang berencana mengajukan gugatan ke Perselisihan Hasil Pemilu (PHPu) di Mahkamah Konstitusi (MK). 

“Prinsip kami menghormati keputusan KPU. Tapi kami akan berikhtiar di MK, mudah-mudahan dapat menambah 1 kursi lagi,” kata Musyafa.
Ketua KPU Kabupaten Semarang Guntur Suhawan mengatakan,pihaknya tidak mengetahui adanya kehilangan suara tersebut. Sebab dalam rapat-rapat rekapitulasi tidak pernah muncul masalah itu. Semestinya, menurut Guntur, persoalan penghitungan suara diselesaikan sejak rapat rekapitulasi. Menanggapi rencana PKB untuk melakukan gugatan, Guntur mengaku siap menghadapi gugatan hasil rekapitulasi tersebut. “Kalau benar-benar mengajukan ke MK dan KPU menjadi termohon kami sudah siap. Perlu diingat, batas pendaftaran ke MK sejak ditetapkan KPU adalah tanggal 12 Mei, jadi pendaftaran maksimal jam 23.45 WIB malam ini (semalam, red),” ujarnya.

Sedangkan Ketua DPC PKB Kabupaten Semarang, Mas’ud Ridwan tidak mau berkomentar tentang hilangnya suara PKB di dapil 3 Kabupaten Semarang ini. “Saya belum mau berkomentar dulu,” katanya singkat. (tyo/ton)