Cari Atlet Terbaik untuk PON Remaja

260

SEMARANG – Sore kemarin Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membuka secara resmi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jateng, di GOR Jatidiri Semarang. Lebih dari 5.000 atlet mewakili semua kota dan kabupaten se-Jateng ikut berkompetisi di ajang tahunan ini.
Untuk kali pertama, baru tahun ini POPDA digabungkan antara kelompok SD, SMP dan SMA. Selama ini penyelenggaraannya selalu terpisah. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jateng Budi Santoso mengatakan, POPDA digabungkan mulai SD hingga SMA, untuk mengefisienkan waktu dan biaya. Meski begitu, penyelenggaraannya akan berurutan.
Dimulai kategori SMA mulai 12-16 Mei dengan mempertandingkan, SMP 17-20 Mei dan diakhiri dengan kategori SD mulai 21-24 Mei. Tiap kategori mempertandingkan 13 cabang olahraga. Yakni atletik, renang, senam, panahan, basket, pencak silat, bulutangkis, taekwondo, sepak bola, sepak takraw, tenis meja, tenis, dan bola voli. Semua cabor berlangsung di Kota Semarang.
“POPDA ini juga untuk memantau atlet yang akan kita turunkan di PON Remaja Desember mendatang di Surabaya. Sebagian diisi oleh atlet yang sudah masuk program PPLP, tapi sebagain lagi akan kita cari dari POPDA ini,” ujar Budi Santoso.
Senada, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo juga berharap agar POPDA tidak sekadar rutinitas, tapi juga sebagai ajang mencari bibit-bibit atlet Jateng. Gubernur tampak antusias mengikuti acara yang berlangsung hingga petang. Bahkan Gubernur sempat bernyanyi dengan Ubay, siswa SMAN 14 Semarang yang sempat populer di ajang Indonesia Idol, beberapa waktu lalu. “Saya dan Pemprov Jateng jelas memberikan dukungan, buktinya saya mau nyanyi di acara ini,” ujarnya berkelakar. Dia minta di PON Remaja mendatang, para atlet yang terpilih benar-benar disiplin berlatih agar Jateng mampu berprestasi di ajang yang baru kali pertama digelar tersebut. (smu)