Disubsidi, Biaya Rp 100 ribu

330

SEKARAN – Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) resmi dibuka pada Senin (12/5). Sejumlah persiapan telah dilakukan yakni koordinasi antara 3 perguruan tinggi negeri yang ada di Kota Semarang, Universitas Diponegoro (Undip, Universitas Negeri Semarang (Unnes) dan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Walisongo.
Sekretaris Panita Lokal (Panlok) 42 Semarang Sugianto mengatakan, tahun ini diprediksi jumlah calon mahasiswa yang mendaftar SBMPTN akan mengalami kenaikan sebesar 10 persen dibandingkan tahun lalu. Kenaikan ini diprediksi terjadi lantaran turunnya biaya pendaftaran menjadi Rp 100 ribu.
“Ada subsidi dari pemerintah sehingga biaya pendaftarannya turun,dari yang sebelumnya sekitar Rp 175 ribu–Rp 200 ribu per kelompok ujian, kini dipukul rata hanya Rp 100 ribu,” katanya Senin (12/5). Tahun lalu jumlah pendaftar SBMPTN di Panlok 42 Semarang ada 26.400 peserta.
Rektor Unnes Prof Fathur Rohman mengatakan kuota yang disediakan Unnes untuk SBMPTN sebanyak 35 persen dari total daya tampung 6.340. “Kuota untuk SBMPTN sebanyak 2.199,” katanya.

Sementara itu, Wakil Rektor 1 IAIN Walisongo Semarang, Musahadi menyebutkan, kuota yang disediakan untuk seleksi SBMPTN tahun ini sebanyak 520. Rektor Undip Prof Sudharto P. Hadi baru-baru mengungkapkan tahun ini Undip memberikan kuota SBMPTN sebanyak 2.264 kursi. (den/ton/ce1)