KPUD Siap Digugat

301

BOYOLALI–Sebelum diumumkan perolehan kursi anggota legislatif, KPUD Boyolali masih menerima gugatan terkait sengketa pemilu. Namun, hingga kemarin (12/5) belum ada satupun parpol maupun caleg yang melayangkan gugatan tersebut. Meski belum ada, KPUD siap menghadapi gugatan, jika memang ada gugatan yang masuk.
”Batas waktu penyampaian gugatan itu adalah hari ini (kemarin, Red) hingga pukul 23.59. Sampai siang ini, belum ada satupun parpol maupun dari caleg yang melayangkan gugatan kepada kami. masih kami tunggu sampai habis batas waktu nanti malam,” ungkap Komisioner KPUD Boyolali Ali Fachrudin.
Dijelaskan, potensi gugatan pileg diperkirakan paling banyak muncul dari caleg DPR RI. Pasalnya, tingkat persaingan di tingkat tersebut cukup ketat. Sementara untuk tingkat provinsi maupun kabupaten, kecil kemungkinan muncul gugatan.
Saat proses rekapitulasi beberapa waktu lalu tidak ada gugatan yang disampaikan saksi, partai politik (parpol), maupun caleg DPRD provinsi maupun kabupaten. Bahkan, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan KPUD se-Soloraya. Hasilnya, belum ada gugatan yang dilayangkan di daerah pemilihan (dapil) V.
Namun demikian, jika nanti tetap muncul gugatan, KPUD siap menghadapi. Sebab, hal itu sudah menjadi tanggung jawab KPU, baik kepada masyarakat maupun peserta pemilu. ”Kami akan berkoordinasi dengan panwaslu untuk menghadapi gugatan ini,” tandasnya.
Koordinasi dilakukan terutama terkait dengan dokumen-dokumen yang diperlukan dalam menghadapi gugatan. Sementara dari koordinasi dengan KPUD Jateng, potensi gugatan muncul manakala terjadi selisih suara antara rentang 100 suara. (wo/un/ida)