Polrestabes Buru Pelaku Perampasan

307

BARUSARI – Maraknya aksi perampasan bersenjata tajam di Kota Atlas membuat Kepala Polrestabes Semarang geram.
Kepala Polrestabes Kombes Djihartono berjanji menindak tegas pelaku perampasan bersajam. Ia menilai, aksi perampasan sangat meresahkan masyarakat yang hendak bepergian. “Kami akan menindak tegas pelaku perampasan bersenjata tajam.”
Kasus perampasan bersenjata tajam, belakangan ini, mulai marak. Setidaknya, dalam sepekan, terjadi dua aksi perampasan.
Pada Minggu (11/5) dini hari, misalnya, dua pemuda dibacok saat nongkrong. Korban adalah M. Angga, 30, warga Plombokan, Semarang Utara dan Mulyadi, 24, warga Solo. Keduanya dibacok saat nongkrong di depan Wisma Perdamaian kawasan Tugu Muda.
Pelakunya, tiga pemuda. Mereka membawa kabur Vega R nopol H 3732 MW milik korban.
Perampasan motor juga dialami Jaspon, 30, warga Jalan Sentiaki, Semarang Utara; serta Supriyanto, 33, warga Jalan Erowati Semarang Utara.
Korban juga dibacok dan menderita luka serius. Pelakunya, sembilan pemuda. Mereka beraksi di Jalan Indraprasta, persisnya di depan Hotel Siliwangi, Semarang Barat, pada Minggu (11/5) sekitar pukul 01.00.
“Operasi malam terus kami galakkan untuk menekan dan mengantisipasi aksi pelaku perampasan bersajam. Anggota terus siaga di lapangan.”
Kepala Satuan Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Wika Hardianto mengklaim tak akan lelah memberantas pelaku perampasan bersenjata tajam. “Sudah banyak yang ditangkap dan kami akan terus berusaha memberantasnya.”
Wika mengimbau agar masyarakat Kota Semarang berhati-hati dan waspada. (fth/isk)