Relawan Cabuti Paku di Pohon

284

UNGARAN- Ratusan relawan dari Palang Merah Remaja (PMR), Korps Sukarelawan (KSR) serta personel Markas PMI Kabupaten Semarang, Senin (12/5) pagi menggelar aksi cabut paku. Mereka mencabuti paku-paku bekas pemasangan baliho partai dan poster lainnya yang menancap di pepohonan. Aksi peduli lingkungan tersebut diselenggarakan dalam rangka peringatan 151 tahun Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Sedunia yang digelar PMI Kabupaten Semarang. 
Ratusan relawan dibagi menjadi beberapa kelompok dengan berbekal sejumlah alat seperti linggis, tang dan catut. Mereka kemudian bergerak mulai dari Alun-alun Bung Karno – Jalan Mayjen Sutoyo – Jalan Ahmad Yani dan finish di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang. Hasilnya sebanyak 5 kilogram paku berhasil dicabut dari sejumlah lokasi tersebut.
Menurut Kepala Markas PMI Kabupaten Semarang Faturrahman, pencabutan paku ini sebagai kampanye penyelamatan lingkungan, utamanya menjaga agar pohon tidak mati. “Kalau untuk membersihkan seluruhnya tidak bisa karena butuh waktu dan tenaga. Paling tidak aksi ini upaya pembelajaran untuk masyarakat,” ungkapnya.
Dalam aksi tersebut, para relawan membiarkan reklame yang masih terpasang di pohon. Sebab mereka khawatir jika mencabut akan bermasalah, sebab pencopotan reklame adalah kewenangan Satpol PP. “Satpol PP saja membiarkan, apalagi kita. Jadi memang kami ini hanya mencabut pakunya saja,” tuturnya.
Sementara itu para peserta aksi cabut paku penyelamatan pohon mengaku kesulitan saat mencabuti paku tersebut. Kendati sulit dicabut, para relawan tetap melakukan usaha pencabutan. “Sekalipun susah tetap kami cabut. Sehingga tidak mengganggu lingkungan,” tutur Akbar Adi, 16, pelajar yang tergabung dalam PMR SMA Islam Sudirman, Ambarawa. (tyo/ton)