Diharapkan Potret Gotong Royong Apa Adanya

318

GUBERNURAN – Pemprov Jateng bersama Radar Semarang dan Semarang Independent Photographer (SIP) siap menggelar Lomba Foto dan Lomba Menulis Opini serta Liputan dalam rangka memperingati Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XI tahun 2014. Kedua lomba berhadiah puluhan juta rupiah tersebut diharapkan mampu merekam aktivitas budaya gotong royong di masyarakat dengan sebenarnya.
Panitia Lomba BBGRM XI Rabu (14/5) beraudiensi dengan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di ruang kerja Gubernur. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Bapermades) Jateng Tavip Supriyanto mengatakan BBGRM XI berlangsung 1-3 Mei 2014. Gerakan ini menggelora setelah dicanangkannya BBGRM yang dipadukan dengan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK yang dipusatkan di Kabupaten Jepara belum lama ini.
Kegiatan yang digelar antara lain Lomba dan Pameran Foto ”Gotong Royong dalam Kehidupan Bermasyarakat” serta Lomba Menulis Opini ”Gotong Royong untuk Jateng Berdikari”. Dalam Lomba Foto yang digelar dengan menggandeng SIP itu, terbagi dalam dua kategori untuk wartawan dan umum. ”Sedangkan lomba menulis opini terbagi untuk kategori pelajar SMA, PNS, dan Wartawan. Khusus wartawan, yang dilombakan adalah liputan features tentang gotong royong,” ujar Tavip. Untuk menjaga independensi juri, wartawan Radar Semarang tidak diperkenankan menjadi peserta dalam lomba penulisan features ini.
Para peserta lomba nantinya dapat mengirimkan karya foto dan tulisannya melalui website yang dibuat panitia. Koordinator Lomba Penulisan Opini, Iskandar mengatakan pendaftaran peserta akan dibuka mulai 26 Mei nanti dan ditutup akhir Juni 2014. ”Tulisan peserta akan dinilai juri dari akademisi, media, dan pemprov Jateng,” katanya.
Panitia Lomba Foto Ricky Fitriyanto menambahkan syarat dan ketentuan lomba dapat dilihat di website panitia yang akan diluncurkan bersamaan dengan pembukaan pendaftaran. ”Dengan memakai model website, masyarakat dan para peserta dapat langsung melihat karya-karya foto para peserta,” katanya didampingi Johan Surya dari SIP.
Pengumuman pemenang akan dilakukan pada Juli dan hadiah bagi para pemenang akan diserahkan langsung oleh Gubernur Ganjar Pranowo pada acara Peringatan Hari Jadi Provinsi Jateng di lapangan Simpanglima, 20 Agustus nanti. Tak hanya pemenang, sebanyak 60 karya foto terbaik yang masuk nominasi juga akan dipamerkan di lapangan Simpanglima.
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyambut baik penyelenggaraan lomba tersebut. Menurutnya kegiatan ini akan mendorong partisipasi publik untuk memotret aktivitas gotong royong secara apa adanya. ”Bila menemukan budaya gotong royong mulai hilang, ceritakan melalui tulisan maupun foto. Begitu juga jika ternyata gotong royong masih membudaya, ceritakan,” ungkapnya.
Dia menambahkan aktivitas gotong royong harus dibangkitkan kembali, termasuk rembukan membahas segala hal yang sedang digalakkan pemprov. Dengan lomba seperti ini, bukan tidak mungkin para peserta nantinya dapat menemukan aktivitas pejuang-pejuang gotong royong di pedesaan. ”Saya berharap setiap tahun dapat mengompilasi hasil lomba untuk dijadikan buku. Di situ kan berisi cerita rakyat, baik berupa cacian maupun dukungan,” katanya. (ric/ton/ce1)