Hotel Resort Tetap Eksis

313

SALATIGA—Jumlah hotel di Salatiga yang terus bertambah, membuat persaingan semakin ketat. Hotel berkonsep resort, misalnya, tetap bertahan di tengah kepungan hotel building.
Salah satunya, Laras Asri Resort & Spa. Hotel itu masih menjadi salah satu primadona hotel resort di Salatiga.
“Hotel resort memang berbeda, karena bisa membuat tamu lebih nyaman dan tenang menikmati suasana alam, meski di tengah kota,” terang Yuliyani Krisharyati, Director of Sales Laras Asri (LA) Resort and SPA kepada wartawan, kemarin siang.
Yuliyani menjelaskan, tamu yang menginap di Laras Asri segmentasinya berbeda. Salah satunya, ekspatriat. Mereka sengaja mencari suasana penginapan yang berbeda, dibandingkan hotel lain di perkotaan.
Sementara itu, disinggung mengenai banyaknya hotel baru di Salatiga, Yuliyani menuturkan harapannya agar tidak bertambah hotel lagi. Hal itu terkait kebutuhan tamu dan ketersediaan hotel agar tetap seimbang. Sehingga hotel tetap bisa beroperasi.
Menurut dia, Salatiga harus terus belajar dari kota – kota tujuan wisata lain di Jawa Tengah seperti Solo dan Yogyakarta. Salah satunya, dengan lebih mengembangkan tujuan wisata yang bisa dijual ke masyarakat.
“Saat ini Salatiga lebih sebagai kota transit, bukan kota bisnis atau tujuan wisata. Tinggal bagaimana menggarapnya, sementara cuaca yang sejuk sudah mendukung,” jelas perempuan yang akrab dengan media itu.
Dengan kondisi saat ini, lanjut dia, masyarakat yang akan menyeleksi sendiri hotel yang dibutuhkan. Kalau memilih yang resort, di Salatiga ada dua, termasuk LA. Sementara untuk yang building, saat ini ada beberapa. Salah satunya, Grand Wahid Hotel Salatiga (GWHS).
Hal yang sama diungkapkan Lavinia Michele Tillova, Public Relation Officer GWHS, kemarin. Ia mengakui, persaingan hotel di Salatiga sudah terasa. Kendati demikian, hal itu malah menjadi sebuah kompetisi yang menyenangkan. Sebab, semua bersaing dengan sehat. (sas/isk)