Sulit Redam Big Man

304


SEMARANG – Tim cowok SMAN 1 (Smansa) Semarang benar-benar mendapatkan kesulitan ketika berhadapan dengan SMKN 2 Kendal di laga lanjutan Honda DBL Central Java Series – North Region petang kemarin.
Tim Smansa Semarang kesulitan meredam big man SMKN 2 Kendal. Tiga pemain Kendal yaitu Fahmi Adil Pratama (180 cm), Afan Wicaksono (180 cm) dan Fikri Arkan (187 cm) benar-benar memegang peranan penting bagi SMKN 2 Kendal kemarin. “Individu kami memang lebih baik. Terutama di big man kami lebih unggul sehingga under basket kami lebih kuat. Tapi lebih dari itu kekompakan secara tim menurut kami lebih memegang peranan penting atas kemenangan ini,” kata pelatih SMKN 2 Kendal, Hermawan kemarin.
Benar saja, meski ketat di kuarter pertama, namun SMAN 1 Semarang kesulitan meredam permainan SMKN 2 Kendal yang akhirnya mampu menang 4-6 di kuarter tersebut. Kemudian di kuarter kedua Kendal semakin menjauh dengan kemenangan 7-16.
Begitu juga di kuarter ketiga dan keempat. SMKN 2 kendal tidak memberi kesempatan SMAN 1 Semarang untuk menambah poin hingga akhirnya mampu menang 7-19 di kuarter ketiga dan menutup laga dengan kemenangan 7-27. “Tapi kesalahan-kesalahan mendasar seperti turn over harus dihilangkan anak-anak demi mengejar target juara kami di Honda DBL musim ini, semoga kita bisa terus tampil lebih baik,” lanjut Hermawan.
Atas kemenangan tersebut SMKN 2 Kendal memastikan satu tiket di big eight dan masih harus menunggu calon lawan mereka antara SMA Satya Wacana Salatiga atau SMA Krista Mitra Semarang yang baru akan berlaga hari ini.
Sementara di laga terakhir kemarin, tim juara bertahan cowok, SMA Theresiana 1 Semarang masih berhasil melaju mulus ke babak big eight setelah kemarin sukses menyudahi perlawanan SMAN 1 Salatiga dengan skor 51-33. Di big eight Jumat (16/5) mendatang, anak asuh Arief Djazuli tersebut akan menghadapi SMAN 1 Kendal yang di hari sebelumnya sudah lebih dulu
mengalahkan SMAN 15 Semarang. (bas/ric)