Belum Ada Larangan Pergi Umrah dan Haji

338

DEMAK-Kementerian Agama (Kemenag) Demak cukup khawatir dengan menyebarnya virus Middle East Respiratory Syndrome (MERS) di Arab Saudi. Kendati demikian, hingga kini Kemenag belum menerbitkan larangan warga untuk pergi umrah maupun haji.
Kepala Kemenag Demak, Farikhin melalui Kasi Haji Muhaimin mengatakan, meski belum ada larangan, namun pihaknya tetap meminta para calonj jamaah haji (calhaj) tetap mewaspadai gejala yang timbul akibat penyakit tersebut. Selain itu, para calhaj tetap harus mempersiapkan fisik dalam mempersiapkan ibadah. “Jadi, sejauh ini belum ada rambu-rambu peringatan dari Kemenag pusat,” kata Muhaimin, Jumat (16/5).
Dia menambahkan, pada 2014 ini, Demak mendapatkan jatah kuota haji sebanyak 1.007 orang jamaah. Jumlah itu, terdiri dari 818 orang calhaj murni, 186 orang sisa angkatan 2013 dan 3 orang jamaah lainnya sisa angkatan 2012. Menurutnya, tidak akan ada pengurangan lagi. Sebab, jumlah tersebut sudah masuk pengurangan sebesar 20 persen. “Sampai sekarang ini kami sudah mempersiapkan pemberkasan paspor para calhaj,” katanya.
Sedangkan, untuk pelunasan biaya haji hingga kini juga belum ada pengumuman resmi. “Kami berharap, sebelum puasa Ramadan sudah diumumkan.” (hib/ton)