Lindu Aji Ikuti Dua Kejuaraan Muay Thai

720

SEMARANG – Sasana Lindu Aji makin eksis di olahraga Muay Thai. Sasana milik Ikhwan Ubaidillah secara rutin mengirimkan atletnya di kejuaraan-kejuaraan resmi olahraga yang hampir mirip dengan kick boxing ini.
Bulan Mei ini, petarung dari Sasana Lindu Aji Semarang akan tampil di dua kejuaraan Muay Thai bertaraf nasional sekaligus. Yang pertama adalah kejuaraan Muay Thai profesional JAK TOP FIGHT, yang akan berlangsung di Basket Hall A Plaza Festival, Kuningan, Jakarta, Minggu (18/5) besok. Di kejuaraan yang akan diisi dengan 15 pertai ini, Lindu Aji mendapat kuota satu atlet yakni Suryanto, yang akan bertarung di kelas 57 kg. Lawan Suryanto adalah Syamsul Haris, dari Jakarta.
Tercatat 29 atlet Muay Thai asal Indonesia dan satu peserta berasal dari Russia turut ambil bagian. Ke-30 atlet tersebut berasal dari 22 gym atau sasana yang berdatangan dari berbagai kota di Indonesia, serta Phuket, Thailand. Ke-15 partai tersebut termasuk dua partai untuk atlet Muay Thai puteri.
Selanjutnya, Minggu (25/5) mendatang, sebanyak lima petarung Lindu Aji akan tampil di kejuaraan Muay Thai yang dihelat klub BOSS Muay Thai-Kickboxing Indonesia yang bermarkas di Bandung yang berlangsung di Dago Hills Bandung. Kelima petarung tersebut adalah Suryanto (60 kg), Hanafi (56 kg), Frans Yarangga (60 kg), Uja (70 kg) dan Eri Wicaksono (kelas bebas). Mereka didampingi oleh pelatih sekaligus manajer Gunawan Wijaya. “Kita telah menyiapkan atlet sejak dua bulan lalu. Targetnya tentu saja menang, karena di kejuaraan Muay Thai ini memang hanya satu kali bertanding one to one,” ujar Gunawan, saat bersama atletnya berpamitan dengan Ketua Yayasan Sosial Lindu Aji Semarang Ikhwan Ubaidillah, sore kemarin.
Gunawan mengatakan, olahraga Muay Thai saat ini sudah cukup diminati di Semarang. Atletnya berasal dari berbagai cabang beladiri yang kemudian khusus mempelajari olahraga ini. Beda dengan Kick Koxing, Muay Thai bisa menggunakan sikut saat bertarung. “Kita akan terus memasalkan olahraga ini. Kita akan bentuk Pengprov, kemudian Pengkot dan Pengkab. Untuk Semarang, kita sedang menjajaki halaman RRI untuk berlatih. Ini agar masyarakat Kota Semarang bisa melihat langsung latihan atlet kami dan tertarik untuk mengikutinya,” jelasnya. (smu)