Warga Diminta Curigai Pendatang

248

MUGASSARI – Polda Jateng mengintensifkan pengamanan dan kewaspadaan, menyusul penangkapan lima terduga teroris. Seperti diketahui, Densus 88 menangkap 5 terduga teroris di Dukuh Sumber Wetan, Desa Sumber, Kecamatan Trucuk, Klaten, pada Kamis (15/5) lalu. Saat ini, polisi tengah mempersempit ruang gerak jaringan teroris.
Kepala Bidang Humas Polda Jateng, Kombes Alloisyus Lilek Darmanto mengatakan, kewaspadaan akan lebih ditingkatkan. Utamanya, menjelang pemilihan presiden pada 9 Juli mendatang. ”Hal itu demi menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat Jateng,” katanya.
Liliek menambahkan, peran masyarakat sangat diharapkan untuk tetap menjaga keamanan dan kenyamanan di Jateng. Salah satunya, dengan kembali menggiatkan siskamling.
Masyarakat juga diminta menjaga kewaspadaan di lingkungan masing-masing. Ketika ada orang asing atau pendatang yang mengontrak atau datang berkunjung, harus diperjelas identitasnya.
Asalnya dari mana, untuk keperluan apa, dan akan tinggal berapa lama. ”Itu bukan sikap antisipasi, bukan tindakan menuduh. Apalagi jika orang asing itu tertutup dan mencurigakan. Silakan lapor ke Babinkamtibmas agar bisa diawasi bersama-sama.”
Bentuk kewaspadaan, kata Liliek, bukan untuk menuduh. Melainkan untuk menjaga kewaspadaan. Masalah sekecil apa pun dalam masyarakat, harus diketahui. Apalagi jika ada orang asing yang tidak jelas asal-usul dan keperluannya untuk apa. ”Jangan sampai kejadian seperti di Klaten kembali terulang di Jateng. Ini untuk keamanan bersama. Masyarakat harus berperan untuk menjaganya. (fth/isk/ce1)