Bidik Dua Pemain Eks ISL

267

SEMARANG – PSIS terus melakukan perburuan pemain untuk melengkapi skuatnya di jeda kompetisi putaran pertama ini. kabar terakhir dua pemain yang musim pertama kemarin merumput di Indonesia Super League (ISL) akan segera merapat ke PSIS.
Bahkan pihak manajemen dikonfirmasi kemarin mengatakan, pembicaraan dengan kedua pemain buruan itu sudah mencapai 70 persen. Tinggal memantapkan nilai kontrak dan melihat kondisi terakhir.
Manajer Tim PSIS Wahyu ‘Liluk’ Winarto menuturkan, dua pemain tersebut sudah menjadi bidikan sejak putaran pertama berakhir. Satu di posisi striker, satu lagi stopper. Dari hasil pantauan, keduanya diyakini dapat mengangkat performa tim di putaran kedua. ”Mudah-mudahan tidak ada kendala berarti sehingga pemain yang bersangkutan dapat segera bergabung dengan yang lain. Bila sudah deal akan segera kami umumkan. Sebenarnya, kami juga tidak ingin berlama-lama lagi,” kata Liluk.
Sebelum laga pertama putaran kedua menjamu Persis Solo di Stadion Jatidiri 31 Mei, pemain tambahan sudah dapat bergabung. Pasalnya, PSIS membutuhkan kekuatan penuh untuk membalas kekalahan 0-1 dari Laskar Samber Nyawa di pertemuan pertama.
Apalagi saat ini seperti yang diketahui, tiga pemain sudah tak lagi membela PSIS. Mereka adalah Boas Atururi, Gipsi Salata’alaita dan Abdul Latih. Dua pilar yakni striker Julio Alcorse dan Welly Siagian juga absen lantaran akumulasi kartu.
Sementara ditemui di tempat yang sama di Stadion Jatidiri kemarin pelatih PSIS, Eko Riyadi mengatakan, di sisa waktu sebelum menjamu Persis Solo saat ini pihaknya rencananya akan menggelar laga uji coba.
Laga tersebut kata Eko akan digelar di Stadion Jatidiri Semarang Jumat (23/5) besok. Mengenai calon lawan, Eko mengatakan ada beberapa tim lokal termasuk tim proyeksi Pra-PON Jateng yang tengah mereka jajaki sebagai calon lawan uji coba. “Mengenai lawannya siapa hingga saat ini belum ada kepastian. Tapi yang jelas uji coba bseok hanya untuk menjaga atmosfir kompetisi karena kami libur panjang sebelum lawan Persis besok,” kata Eko kemarin. (bas/smu)