Kodam Gelar Program Jambanisasi Warga

295

PUDAKPAYUNG — Aksi pro lingkungan akan kembali digelar jajaran Kodam IV/Diponegoro. Kali ini, para personel TNI akan menggelar program jambanisasi di wilayah Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Kegiatan pembuatan jamban bagi warga tersebut dilakukan karena selama ini sanitasi di wilayah tersebut dinilai masih kurang baik.
”Nantinya untuk tenaga pembuatan jambanisasi di rumah-rumah warga akan dibantu oleh personel Kodam IV/Diponegoro yang melibatkan personel Kodim dan Koramil,” kata Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Sunindyo kepada Radar Semarang, Kamis (22/5).
Rencananya, program jambanisasi tersebut akan digelar sebelum memasuki bulan Ramadan. ”Jadi, sebelum bulan puasa, kami akan melakukan acara spektakuler di wilayah Kodam IV/Diponegoro,” ujarnya
Selain program jambanisasi, lanjut dia, jajaran Kodam IV/Diponegoro juga rutin menggelar kegiatan Jumat Bersih. Aksi bersih-bersih ini digelar serentak di wilayah Kodam IV/Diponegoro setiap hari Jumat. ”Kegiatan Jumat Bersih itu juga melibatkan personel Korem dan Koramil secara bersamaan,” katanya.
Personel Kodam juga peduli terhadap korban bencana alam. Seperti saat terjadi bencana tanah longsor di wilayah Trangkil, Gunungpati beberapa waktu lalu. Para personel TNI diterjunkan untuk membantu warga setempat yang rumahnya roboh lantaran tanahnya ambles. ”Kami juga membantu warga saat boyongan ke rumah susun sewa (Rusunawa) Kaligawe,” ujar Sunindyo yang saat itu sempat datang ke lokasi untuk menghibur anak-anak korban bencana.
Termasuk saat meningkatnya status dua gunung api di Jateng, yakni Gunung Merapi dan Gunung Slamet, personel Kodam IV/Diponegoro juga disiagakan untuk membantu masyarakat jika sewaktu-waktu kedua gunung tersebut meletus. Bahkan, Mayjen TNI Sunindyo terjun langsung melakukan pengecekan persiapan pasukan.
Dikatakan, sebagai anggota TNI, pihaknya merasa wajib untuk bersiaga mengantisipasi hal terburuk yang kemungkinan terjadi. Untuk itu, jika nantinya sewaktu-waktu diperlukan bantuan, maka personel TNI siap dan segera bertindak. ”Danramil, Babinsa sampai Dandim dan Danrem telah siap. Bahkan setiap hari selalu berkoordinasi terkait perkembangan dua gunung itu,” akunya.
Sementara itu, Kapendam IV/Diponegoro Letkol Elpis Rudi menambahkan, sampai saat ini personel TNI masih ditempatkan di lokasi kedua gunung tersebut untuk melakukan pemantauan. ”Setiap saat, mereka berkoordinasi dan melaporkan perkembangan dari aktivitas kedua gunung itu,” katanya. (hid/aro/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.