Bagikan Helm untuk Anak-Anak

322

UNGARAN — Prihatin dengan masih tingginya angka kecelakaan lalu lintas, kemarin, petugas Satlantas Polres Semarang menggelar operasi simpatik.
Petugas membagi-bagikan helm anak-anak, makanan, dan bunga di perempatan Pegadaian Jalan Diponegoro, Ungaran. Helm langsung diberikan dan dipasangkan pada anak-anak yang tidak mengenakan helm saat membonceng kendaraan dengan orang tuanya.
Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Suwarsi mengatakan, banyak orang tua yang tidak memahami pentingnya helm. ”Semestinya orang tua mewajibkan pemakaian helm. Tapi masih banyak anak tidak memakai helm. Anak-anak sepertinya dibiarkan begitu. Padahal, itu bentuk ketidaksayangan orang tua terhadap anak. Karena jelas helm bisa melindungi anak dari debu, panas, dan benturan,” kata Suwarsi, di sela-sela operasi simpatik.
Melihat kondisi itu, Suwarsi ingin menggugah kesadaran para orang tua agar membiasakan anaknya mengenakan helm. Pihaknya berharap agar kesadaran penggunaan helm sudah dimiliki sejak anak-anak.
Operasi simpatik bersifat preventif. Yakni, berupa teguran dan imbauan agar orang tua paham tentang ketertiban penggunaan helm.
”Kegiatan ini, sebagai bentuk agar masyarakat paham dan lebih tertib dalam berkendara, sehingga menurunkan angka kecelakaan lalu lintas. Sesuai aturan, pengemudi dan pembonceng wajib mengenakan helm, sekalipun pemboncengnya anak-anak.”
Menurut Suwarsi, 60 persen korban kecelakaan lalu lintas melibatkan pekerja pabrik. Karena itu, pihaknya berupaya melakukan sosialisasi aturan lalu lintas dan keselamatan berkendara dengan menyasar ke sejumlah pabrik.
Syahrul Munir, 33, warga Perum Ungaran Baru, Ungaran Timur mengapresiasi kegiatan Satlantas Polres Semarang. Sebab, masih banyak orang tua yang tidak memasangkan helm pada anak-anaknya saat berkendaraan.
”Kalau saya sudah membiasakan pada anak-anak agar mengenakan helm. Sekalipun sekolahnya dekat, tetap pakai helm.” (tyo/isk/ce1)