Penjualan Alat Tulis Meningkat 40 Persen

317

SEMARANG – Penjualan alat tulis mengalami lonjakan di caturwulan pertama tahun ini. Ujian Nasional dan jelang Tahun Ajaran Baru (TAB) mendongkrak penjualan produk alat tulis ini. Kenaikan tersebut antara 35-40 persen dibandingkan hari biasa.
Sedangkan untuk produk yang banyak dibeli saat menjelang Ujian Nasional yaitu pensil 2B dan penghapus. Sedangkan saat menjelang tahun ajaran baru, produk yang paling diminati di antaranya pensil warna dan alat tulis sehari-hari. Untuk segmentasinya yaitu pelajar dari semua level pendidikan, mulai dari TK hingga SMA.
”Memang trennya seperti ini. Tiap jelang tahun ajaran baru serta tiap ujian nasional dan ujian sekolah penjualan selalu meningkat,” ujar Branch Supervisor Faber Castell Cabang Semarang Meidi Rustiyanto, kemarin.
Untuk mengoptimalkan penjualan, pihaknya juga gencar mengenalkan produk yang tergolong baru. Salah satunya connector pen yang bisa difungsikan sebagai pewarna dan untuk membentuk berbagai macam benda sehingga bisa merangsang kreativitas anak. Connector pen sendiri sudah dikenalkan sejak empat tahun lalu, di Semarang penjualan produk tersebut dalam satu bulan mencapai Rp 50 juta dari total penjualan keseluruhan produk Faber Castell yang mencapai Rp 1,5 miliar. ”Khusus untuk Semarang penjualan connector pen selalu meningkat antara 15-20 persen setiap tahunnya, ini membuktikan kalau produk tersebut sangat diminati oleh pasar,” ujarnya.
Connector pen diperkenalkan dalam enam jenis yaitu untuk kemasan 10, 20, 30, 33, 50, 60 warna dengan harga mulai dari Rp 14 ribu hingga Rp 115 ribu. ”Sejauh ini penjualan connector pen masih didominasi oleh retail yang mencapai 70 persen sedangkan yang lain dikontribusikan oleh penjualan melalui sekolah, grosir dan instusi lain. Kami juga terus kenalkan dalam berbagai workshop dan event lainnya,” tandasnya. (dna/smu/ce1)