Kenalkan Batik, Sasar Kampus dan Sekolah

339

Akan Gelar Batik Fashion Week

SEMARANG– Gelaran Batik Fashion Week yang digagas toko batik terbesar di Kota Semarang, Batik Jayakarta, pada akhir Juni mendatang, akan dimeriahkan peserta dari kalangan kampus dan SMA. Bahkan sejak Senin (26/5) kemarin, panitia mulai menggelar road show ke beberapa kampus dan sekolah yang ada di Kota Atlas.
Marketing Manager Batik Jayakarta, Yuni Dwijayanti, mengatakan bahwa gelaran Batik Fashion Week yang akan diselenggarakan di Kota Lama ini bertemakan Culturally Gorgeous, Fabulously Batik. Untuk menjaring peserta, pihaknya mendatangi 8 kampus dan dua sekolah. Yakni, Universitas Kantholik (Unika) Soegijapranata, Universitas Negeri Semarang (Unnes), Universitas Diponegoro (Undip) yang meliputi Fakultas Ilmu Politik (Fisip) dan Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB), Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), Universitas Sultan Agung (Unissula), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kartini dan SMK N 6 Semarang.
”Nantinya akan ada mini workshop dan batik exhibition di Hotel Grand Candi Semarang, 7 Juni mendatang sebelum acara puncak di Kota Lama pada 26 dan 27 Juni,” katanya kepada Radar Semarang di Rumah Makan Nana Kyut, Sekaran, Sampangan Kota Semarang, kemarin.
Menurut Yuni, kegiatan tersebut untuk meningkatkan kepedulian anak muda pada kain warisan nenek moyang yakni batik. ”Kami ingin mengubah pemikiran generasi muda, bahwa kain batik bukan hal yang kuno. Ada banyak corak dan keunikan dari sehelai kain batik,” paparnya
Dijelaskan lebih lanjut, beberapa cabang lomba yang akan diselenggarakan adalah lomba strategi marketing, aransemen jingle, dan fashion desain. Kenapa yang dipilih sekolah dan kampus? Kata Yuni, selain ingin mengenalkan batik, ada beberapa jurusan dan fakultas yang cocok dalam kategori tersebut.
”Dalam cabang jingle dan fashion desain, kami memilih Unnes karena banyak jurusan yang berhubungan dengan cabang lomba yang kami lakukan. Selain itu, kami juga ingin menyinergikan antara produsen, UKM, desainer dan customer,” pungkasnya.
Sementara itu, Rizkiana Kiky selaku Project Officer Batik Jayakarta menargetkan 10 ribu pengunjung akan datang di Batik Fashion Week di Kota Lama. Sementara untuk setiap cabang lomba, ditargetkan mendapatkan minimal 10 grup peserta.
”Setiap cabang lomba minimal akan dijaring 10 grup. Target minimal bisa mendapatkan 10 grup. Sementara untuk pengunjung ditargetkan 10 ribu orang,” timpalnya. (den/ida/ce1)