Mesin Bocor, Nyaris Tenggelam

332

KARIMUNJAWA–Kapal bermuatan kontainer Wishky Istanbul nyaris tenggelam di kawasan perairan 14 mil dari Karimunjawa dan empat mil dari Pulau Parang kemarin malam. Kapal yang bertolak dari Balikpapan dengan tujuan Tanjungpriok ini mengalami kebocoran di kamar mesin.
Akibat kebocoran ruang mesin, kapal bertonase 3905 gross ton mengalami kemiringan hingga 20 derajat. Nahkoda kapal Whisky Istanbul, Abram menyampaikan, tanda kapal bocor awal mula diketahui ketika mesin mati kemarin malam pukul 21.00. ”Setelah dipastikan salah satu anak buah kapal (ABK) ternyata air telah banyak memasuki kamar mesin. Diameter lubang bocornya kamar mesin mencapai 60 sentimeter,” terang Abram.
Pihaknya melakukan komunikasi melalui pesawat radio, dan akhirnya mendapatkan pertolongan dari SAR Jepara sektor Karimunjawa. Wakil Koordinator Relawan SAR Jepara sektor Karimunjawa, Ukasek mengatakan, saat ini kapal masih berlabuh di posisi empat mil dari Pulau Parang.
Pihaknya mengirimkan satu SRU tim penolong dengan menggunakan kapal pribadi KM Ita Kembar Jawa kemarin malam pukul 23.30. Tim SAR tersebut memastikan kapal yang ditumpangi 23 ABK dan seorang nahkoda tidak ada korban jiwa.
Pihaknya juga berupaya mengatasi bagian kapal yang bocor agar bisa melanjutkan perjalanan. Sedangkan bagian yang bocor di-docking dengan pelat seluas satu meter dan ketebalan satu inchi dua milimeter.
Proses docking tersebut dilakukan di atas permukaan laut posisi empat mil dari Pulau Parang. Kapal tidak tenggelam karena mesin pompa mampu lebih banyak mengeluarkan air daripada kemasukan air. Dengan demikian, kapal nantinya masih bisa melanjutkan perjalanan ke Kalimantan.
Kepala BPBD Kabupaten Jepara Lulus Suprayetno melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik Pujo Prasetya menyatakan, terus memantau perkembangan melalui psawat radio maupun telepon selular. (him/lil/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.