Bisa Belajar ke Jatim Park

360
Riyono.(Dok/RASE)
Riyono.(Dok/RASE)
Riyono.(Dok/RASE)

SEMARANG – Rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah membangun taman wisata berkonsep modern yang dinamakan Jateng Park mendapatkan respons positif dari kalangan DPRD Jateng. Keberadaan Jateng Park dibutuhkan karena Jateng membutuhkan ikon wisata baru yang lebih segar.

Seperti diketahui, pemprov berencana membangun wana wisata Penggaron menjadi arena wisata baru berkonsep modern dan green environment. Rencana pembangunan yang sudah sejak beberapa tahun lalu digulirkan itu kembali menguat setelah banyaknya stakeholder yang mendukung.

Anggota Komisi B DPRD Jateng, Riyono menyambut baik rencana pembangunan tersebut. ”Wisata di Jateng memang perlu ikon baru setelah Candi Borobudur sudah puluhan tahun menjadi salah satu ikon dunia wisata di provinsi ini. Perlu ada konektivitas objek wisata alternatif yang lebih lengkap dan kompetitif menggabungkan unsur wisata, pendidikan, hiburan dan lingkungan,” kata Riyono.

Sementara, lokasi akan dibangunnya Jateng Park yaitu wana wisata Penggaron saat ini dikelola oleh manajemen Perhutani. Sebagai objek wisata saat ini memang belum menjadi target utama bagi Perhutani. Akan tetapi dengan adanya dorongan dan desakan legislatif akhirnya Pemprov, Perhutani, Pemkab Semarang dan Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup akan mengadakan MoU pada tanggal 30 Juni 2015 mendatang. MoU tersebut sebagai wujud keseriusan realisasi Jateng Park.

”Untuk itu, kami dari F-PKS mengusulkan beberapa langkah, yang pertama, pemprov perlu memperkuat dan membentuk tim operasional dalam rangka mendukung kinerja tim utama yang merupakan tim gabungan, kemudian yang kedua adalah melibatkan BPMD dalam upaya mencari investor sebagai kunci sukses pembangunan Jateng Park,” paparnya.

Lebih lanjut, Riyono juga mengusulkan bahwa konsep wisata Jateng Park bisa mengadopsi Jatim Park, terutama soal kebijakannya yang pro lingkungan. ”Yang terakhir adalah pemprov jika memungkinkan membuat Perusda sebagai wujud KSO bersama Perhutani dan investor agar pemprov memiliki saham dan PAD,” pungkasnya. (ric/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.