Futsal Pra PON Sudah Saring 24 Nama

688
DILIRIK LAGI: Salim Hanif, pemain tim futsal PON Jateng saat tampil di Pra PON 2012 lalu. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)
DILIRIK LAGI: Salim Hanif, pemain tim futsal PON Jateng saat tampil di Pra PON 2012 lalu. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)
DILIRIK LAGI: Salim Hanif, pemain tim futsal PON Jateng saat tampil di Pra PON 2012 lalu. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Asosiasi Futsal Daerah (AFD) Jateng saat ini telah mengantongi 24 nama pemain yang diproyeksikan menghadapi babak kualifikasi PON XIX/Jabar 2016. Sejumlah pemain itu didapatkan dari serangkaian seleksi yang digelar di penghujung tahun 2014 lalu.

Untuk selanjutnya, Ketua AFD Jateng Sudibyo mengatakan, para pemain tersebut akan melakoni program training center (TC) tahap pertama yang akan di gelar di Karanganyar, mulai pertengahan Februari 2015. ”Dari ratusan atlet dari berbagai daerah diambil 50 untuk mengikuti seleksi tahap kedua di Semarang, beberapa waktu lalu. Kami mengambil 24 pemain terbaik untuk memperkuat tim Jateng dalam persiapan menghadapi PraPON 2015 mendatang,” kata Sudibyo.

Seperti diketahui, Seleksi untuk menjaring pemain-pemain futsal Jateng melalui dua tahap. Tahap pertama, yakni praseleksi yang berlangsung di tiga tempat, yakni Purwokerto, Solo dan Semarang. Hasil pra seleksi diambil 50 pemain untuk mengikuti seleksi tahap kedua di GOR Jatidiri, pada Desember 2014.

Sudibyo menambahkan, 24 pemain tersebut belum sepenuhnya aman. Pasalnya dalam sebulan mengikuti pemusatan latihan, tetap akan ada promosi degradasi. Untuk tampil di PraPON yang rencananya digelar tahun ini, hanya akan ada 18 pemain yang didaftarkan.

Rencananya, AFD tidak hanya akan menggelar pemusatan latihan di Karanganyar saja. Ada dua tempat lain yang menjadi jujukan, yakni Purwokerto dan Semarang. Pemilihan tiga tempat tersebut dikarenakan memiliki lapangan sebagai tempat latihan yang representatif. ”Sama seperti sepak bola, kami akan menggelar pemusatan latihan di beberapa kota. Sembari memantapkan persiapan, kami ingin mencari pemain yang siapa tahu belum masuk pantauan. Demi mendapatkan skuad yang kuat, kami akan tetap menerapkan sistem promosi degradasi hingga jelang pelaksanaan PraPON,” ujarnya.

Sejak seleksi hingga persiapan tim futsal ini akan dikawal pelatih Wilander Wilmarson. Pelatih asal Jakarta itu dibantu Ahmad asal Semarang sebagai pelatih kiper. Kemudian Widi sebagai pelatih fisik asal Pekalongan. AFD masih mencari personal di posisi asisten pelatih yang saat ini masih kosong. ”Kami tengah berkoordinasi dengan Wilander untuk mencari asisten pelatih. Tentunya kami tidak sembarang memilih, minimal harus berlisensi nasional,” pungkas Sudibyo kemarin. (bas/smu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.