Masih Belum Ada Titik Temu

359

SEMARANG – Kisruh di tubuh Pengprov Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Jateng memulai babak baru. Plt Ketua Umum ISSI Jateng versi Edmound Simorangkir, Seno Sudono, mengaku siap untuk berdiskusi membicarakan pembinaan balap sepeda di Jateng.

Dengan catatan, yang dibicarakan adalah bagaimana induk olahraga balap sepeda provinsi ini ke depannya. Di sisi lain, baik dirinya dan Gembong harus menyingkirkan ego masing-masing.

”Terus terang, saya ini adalah orang lapangan yang fokus untuk membina atlet balap sepeda. Semenjak jadi atlet pada 1964 hingga sekarang terus berusaha membangun prestasi olahraga ini,” kata Seno.

Pada intinya, dia menyambut baik dorongan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jateng untuk rekonsiliasi dua kubu. Bagi dia, yang paling penting adalah bagaimana pembinaan atlet Jateng terus berjalan. Sejatinya, dia tidak terlalu memikirkan dualisme yang terjadi di tubuh ISSI.

Dia hanya diminta oleh Ketua Umum PB ISSI untuk menjadi pelaksana tugas. Dirinya menerima hanya untuk menyelamatkan pembinaan pembalap Jateng. ”Jika memang pertemuan nanti untuk membahas bagaimana menjadikan ISSI Jateng lebih baik tentu siap setiap saat. Jangan membahas hal lain selain itu,” tambahnya.

Untuk saat ini Seno mengatakan, pihaknya akan menunggu pihak Gembong Nugroho bagaimana mekanisme rekonsiliasi tersebut serta waktu dan tempat. Saat ini, dia fokus pada pembalap sepeda Jateng yang tengah menjalani pelatihan nasional di Jakarta.

Dalam kepengurusan PB ISSI, dia ditunjuk sebagai Kabid Binpres sehingga memudahkannya untuk memantau perkembangan atlet Jateng. Dia menginginkan agar pembinaan atlet tak terjerumus dalam politik olahraga. ”Jangan sampai atlet yang menjadi korban dari semua persoalan ini. Ini yang saya lakukan, bagaimana agar program pembinaan tidak terpengaruh dengan permasalahan yang ada,” sambung mantan atlet Nasional itu.

Seperti diketahui, Plt Ketua Umum ISSI Jateng versi Bambang Riyanti, Gembong Nugroho, bertemu dengan jajaran KONI Jateng. Dari situ ada dorongan agar dua kubu duduk satu meja dan melakukan rekonsiliasi. (bas/smu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.