Dipenjara, John Manoppo Diduga Aktif di Facebook

1037
DISOAL: Salah satu foto yang diunggah di akun Facebook John Manuel Manoppo. (IST)
DISOAL: Salah satu foto yang diunggah di akun Facebook John Manuel Manoppo. (IST)
DISOAL: Salah satu foto yang diunggah di akun Facebook John Manuel Manoppo. (IST)

SALATIGA – Belakangan ini, masyarakat Salatiga yang aktif di dunia maya bertanya mengenai aktifnya akun Facebook milik mantan Wali Kota Salatiga John Manuel Manoppo. Pasalnya, ia adalah terpidana kasus korupsi Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga yang tengah menjalani masa hukuman. Namun, hingga kini belum diketahui siapa yang mengoperasikan akun tersebut.

John M Manoppo mengaku tidak mengetahui adanya postingan melalui jejaring sosial Facebook yang mengatasnamakan dirinya. Hal itu diungkapkan John saat diinterogasi oleh Kepala Rutan Salatiga, Fauzol Ansori, setelah pihak rutan menerima laporan adanya postingan Facebook dengan akun John Manoppo.

Ke depan, Fauzol akan melakukan pemantauan lebih mendetail mengenai masalah ini. Ia mengaku akan membentuk tim untuk memeriksa John terkait sejumlah postingan yang diunggah melalui akun John Manuel Manoppo dan Juan Marcopolo.

“Kami sudah melihat sejumlah postingan tersebut setelah ada pertanyaan. Sudah saya tanya dan yang bersangkutan tidak mengaku mengunggah postingan ke Facebook,” terang Fauzol kepada wartawan, Jumat (30/1).

Dalam akunnya, John Manoppo mengomentari postingan dengan akun Juan Marcopollo yang mengunggah foto John Manoppo saat berpakaian dinas sebagai wali kota. John sempat berkomentar dengan menyapa para fber (penggemar Facebook).

Fauzol menambahkan, jika terbukti John Manoppo menggunakan handphone di dalam sel, pihaknya akan segera membuat berita acara pemerikasaan (BAP) dan memberikan sanksi berupa pencabutan hak-hak yang bersangkutan sebagai narapidana selama 1 tahun.

Selain itu, Fauzol juga akan merekomendasikan untuk memindah John ke LP Kedungpane Semarang. “Kami akan lakukan pemeriksaan, jika terbukti benar yang bersangkutan menggunakan handphone, kami akan mengajukan pemberian sanksi pencabutan hak sebagai narapidana. Selain itu kami juga akan mengajukan pemindahan yang bersangkutan ke Kedungpane Semarang,” ancamnya.(sas/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.