Ribuan Meter Lahan Pertanian Hilang

375

MUNGKID— Ribuan meter lahan pertanian di sebagian wilayah Kabupaten Magelang hilang akibat terkena dampak tanah longor. Hal ini mengakibatkan penurunan jumlah produksi pertanian mereka.

”Luasan yang hilang terus bertambah, kan intensitas hujan masih tinggi,” kata Mariyah, 30, salah seorang petani di Desa Ketep, Kecamatan Sawangan, kemarin.

Dia mengatakan, lebih dari 1.000 meter persegi lahan tanaman sayuran miliknya, kini telah hilang karena longsor. Longsornya lahan pertanian ini berlangsung secara bertahap, dan masih terus terjadi hingga kemarin.

”Hingga saat ini, saya pun masih belum berani mengecek, membenahi lahan pertanian saya, karena di daerah sekitarnya masih rawan terjadi longsor susulan,” ujarnya, kemarin.

Dia mengatakan lahan yang longsor, semula ditanami tanaman cabai dan kubis, dengan usia tanaman sekitar dua bulan. Pada tingkat pertama ditanami sekitar 700 tanaman cabai serta kubis, dan bagian bawahnya ditanami 1.500 tanaman cabai serta kubis.

Lahan pertanian yang tersusun menjadi dua tingkat itu longsor kemudian menimbun lima petak lahan lain yang ada di bawahnya. Jarak antara lahan pertanian di atas dengan yang di bawahnya berkisar empat hingga lima meter.

Estinah, 28, petani lainnya mengatakan dari sekitar 2.000 tanaman cabai miliknya, lebih dari 200 tanaman longsor karena tergerus air, dan lebih dari 1.000 tanaman tertutup longsoran tanah dari lahan di atasnya.

Kepala Desa Banyuroto, Kecamatan Sawangan, Yanto mengatakan, minggu lalu, sekitar dua hektare lahan pertanian sayuran di Desa Banyuroto, tertutup longsoran tanah dari tebing dan lahan pertanian di atasnya. Hingga saat ini, sekitar 0,5 hektare lahan masih tertutup longsor dan belum dibenahi.

”Karena banyaknya tanah yang menutup lahan, maka pembersihan longsoran mungkin membutuhkan banyak tenaga tambahan atau bahkan alat berat,” ujarnya.

Longsor juga sempat memutus pipa-pipa jaringan irigasi. Hingga kemarin, perbaikan dan penggantian pipa tersebut, masih terus dilakukan oleh warga. (vie/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.