Tenaga Ahli Fraksi Digaji Rp 18 Juta

516
BERSAING : Beberapa calon tenaga ahli Fraksi di DPRD mengikuti ujian tertulis di ruang Badan Kerhormatan DPRD Demak, kemarin. (WAHIB PRIBADI/RADAR SEMARANG)
BERSAING : Beberapa calon tenaga ahli Fraksi di DPRD mengikuti ujian tertulis di ruang Badan Kerhormatan DPRD Demak, kemarin. (WAHIB PRIBADI/RADAR SEMARANG)
BERSAING : Beberapa calon tenaga ahli Fraksi di DPRD mengikuti ujian tertulis di ruang Badan Kerhormatan DPRD Demak, kemarin. (WAHIB PRIBADI/RADAR SEMARANG)

DEMAK – Sebanyak 7 calon tenaga ahli yang diperbantukan untuk setiap fraksi di DPRD Demak kemarin menjalani tes tertulis dan wawancara di ruang Badan Kehormatan, DPRD Demak. Mereka sebelumnya diusulkan masing-masing fraksi ke pimpinan dewan. Untuk satu fraksi minimal mengusulkan satu nama. Setelah itu, baru dilakukan seleksi melalui ujian tersebut.

Kabag Umum Sekretariat Dewan (Setwan) DPRD Demak, Agus Guntoro mengatakan, tes dilakukan untuk mengetahui sejauh mana kapasitas atau kemampuan tenaga ahli ini dalam menjalankan tugasnya nanti. Mereka harus menguasai apa saja yang dibutuhkan fraksi dan selalu siap menjalani tugasnya sebagai tenaga ahli. “Mereka direkrut dengan sistem kontrak. Setiap tahun kontrak tersebut diperbaharui. Dan gajinya sebesar Rp 18 juta setahun. Artinya jika dirinci gajinya Rp 1,5 juta per bulan,” kata Agus Guntoro, kemarin.

Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Sabiq Hambali mengatakan, setiap fraksi membutuhkan satu tenaga ahli. Karena itu, sebelum ujian tertulis dan wawancara, mereka juga telah diseleksi oleh fraksi. “Untuk ujian itu digelar oleh Setwan,” katanya.

Ia menambahkan, tenaga ahli yang direkrut akan bekerja membantu meringankan beban fraksi. Diantaranya, membuatkan pandangan umum fraksi dalam sidang paripurna, mengolah data yang dibutuhkan anggota fraksi dan lainnya. Yang menarik, dari ujian tersebut, ada yang pernah menjadi anggota DPRD. Misalnya saja, Rifai yang sebelumnya Ketua Fraksi PPP kini juga turut seleksi untuk menjadi tenaga ahli Fraksi PPP.

Anggota Fraksi Gerindra, Muntohar menambahkan, tenaga ahli akan memberikan masukan-masukan bagaimana agar fraksi berjalan dengan baik dalam menjalankan tugas dan fungsinya dalam lembaga legislative. “Kami memang butuh tenaga ahli,”katanya. Untuk Fraksi Gerindra sendiri mengusulkan Syamsul Huda (Dosen Stikom Semarang) sebagai tenaga ahli. (hib/fth)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.