Anak Hydrocephalus, Bapak 5 Kali Masuk Bui

364
MENYESAL: Nunung Nuryula (kanan) sedang diinterograsi Kasubbag Humas Polres Magelang Kota AKP Esti Wardiani setelah ditangkap karena hendak mencuri motor. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)
MENYESAL: Nunung Nuryula (kanan) sedang diinterograsi Kasubbag Humas Polres Magelang Kota AKP Esti Wardiani setelah ditangkap karena hendak mencuri motor. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)
MENYESAL: Nunung Nuryula (kanan) sedang diinterograsi Kasubbag Humas Polres Magelang Kota AKP Esti Wardiani setelah ditangkap karena hendak mencuri motor. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)

MAGELANG – Berdalih mencarikan biaya berobat untuk anak bungsunya yang memiliki penyakit hydrocephalus, Nunung Nuryula, 28, nekat mencuri sepeda motor. Yamaha Mio milik Radiyo, 41, yang terparkir di pertokoan Armada Estate, Magelang Utara, Kamis, (29/1), sekitar pukul 21.00 malam lalu akan dibawa kabur. Nahas, aksinya keburu ketahuan sang pemilik motor itu sebelum dilarikan pelaku.

Tersangka yang pernah masuk bui sebanyak lima kali ini mengaku nekat mencuri lagi karena terhimpit ekonomi. Ia baru saja keluar dari Lapas II A Magelang pada akhir November 2014 lalu. Sekeluar dari penjara, penghasilanya tak pasti lantaran masyarakat belum banyak yang mau menerimanya untuk bekerja.

“Saya nyuri karena cari biaya opersi anak saya. Dia sakit hydrocephalus dan bibir sumbing,” katanya sambil menyebutkan anak terakhirnya itu baru berusia satu setengah tahun.

Besarnya biaya untuk membebaskan anaknya dari penyakit itu, membuat warga Gandusari Krajan, Kalikalong, Bandongan, Kabupaten Magelang yang menjadi pemulung ini ingin menggasak motor bernopol AA 6351 SA milik Radiyo, warga Gebalan Jurangombo, Magelang Selatan. Bermodal kunci T, Nunung mencoba melancarkan aksinya sendirian.

“Saya pasrah ketahuan lagi, mudah-mudahan kali ini bikin saya kapok. Mungkin anak saya seperti itu biar saya berhenti nyuri,” aku bapak dua anak itu kepada Radar Kedu. Nunung terakhir merasakan dinginnya jeruji besi selama 1 tahun 4 bulan sebagai ganjaran mencuri tabung gas.

Kasubbag Humas Polres Magelang Kota AKP Esti Wardiani mewakili Kapolres Magelang Kota AKBP Zain Dwi Nugroho menuturkan tersangka melakukan percobaan pencurian dengan modus menggunakan kunci T. Kata Esti, pemilik motor curiga dengan gelagat tersangka meneriakinya.

“Posisinya tersangka duduk di atas motor milik korban. Karena mencurigakan, korban mendekati dan meneriaki maling,” ungkap Esti.

Menurut Esti, kejadian tersebut langsung diketahui oleh satuan Sabhara Polsek Magelang Utara yang saat itu sedang melintas melakukan patroli. Tersangka langsung diamankan untuk menghindari amukan massa. “Tersangka ini dijerat Pasal 363 Jo 53 KUHP tentang pencurian dengan hukuman maksimal 7 tahun penjara,” tandasnya. (put/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.