Sepakat Desak Bongkar Warung Liar

332

DEMAK- Mayoritas fraksi di DPRD Demak meminta Pemkab Demak untuk segera menertibkan jalan lingkar selatan Kota Demak dari warung liar. Sebab, sebagian warung itu dugaan kuat digunakan untuk tempat mesum atau pelacuran. Fraksi-fraksi berharap, jangan sampai ada pelacuran di Kota Wali. Ketua Fraksi PPP, Sabiq Hambali mendesak aparat Satpol PP untuk lebih giat lagi menertibkan tempat pelacuran tersebut. Sebab jika dibiarkan justru akan terus berkembang. “Perlu efek jera sehingga harus ditindak secepatnya dan tegas,” kata Sabiq dalam sidang paripurna dengan agenda pandangan fraksi, di gedung DPRD kemarin.

Senada disampaikan Suhadi dari Fraksi PKS. Fenomena pelacuran di jalan lingkar dinilai semakin memprihatinkan. Tak hanya itu, masih adanya pesta minuman keras, perjudian dan tindak kriminalitas lainnya seperti maraknya kasus pencurian juga harus menjadi perhatian serius aparat terkait. “Kita juga harus tahu masih adanya pengemis dan gelandangan. Untuk pengemis ini harus kita bedakan. Apakah mereka betul-betul miskin atau diorganisir untuk dieksploitasi. Karena itu, harus ada penanganan yang tepat,” katanya.

Marwan, juru bicara Fraksi Gerindra juga menginginkan Pemkab Demak untuk memperjelas status izin studio musik yang banyak dijadikan alasan untuk mendirikan karaoke. Mestinya izin studio tidak bisa dipakai untuk pendirian karaoke. “Studio musik itu sebuah karya. Sedangkan, karaoke itu hiburan. Jadi, harus dibedakan,” katanya.

M Yasin dari Fraksi gabungan Nasdem-PKB juga menolak keberadaan warung liar untuk tempat pelacuran di jalan lingkar tersebut. “Ini Kota Wali. Jadi, jangan sampai dikotori hal-hal seperti itu,” ingatnya. Persoalan pelacuran tersebut juga menjadi perhatian Fraksi Golkar dan Fraksi gabungan Amanat Demokrat. Pada intinya, jangan sampai pemerintah setempat memberikan ruang untuk berkembangnya penyakit masyarakat tersebut. Sebab, penyakit HIV/AIDS di wilayah Demak terus mengalami kenaikan tiap tahunnya. “Wabah AIDS ini sudah mengkhawatirkan,”kata Farodli dari Fraksi Amanat Demokrat. (hib/fth)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.