68 Pelanggar, Sidang di Tempat

306
SIDANG DI TEMPAT: Hakim PN Kendal saat menyidangkan para pelanggar lalin di depan Pos Kota Kendal, kemarin. (BUDI SETYAWAN/RADAR SEMARANG)
SIDANG DI TEMPAT: Hakim PN Kendal saat menyidangkan para pelanggar lalin di depan Pos Kota Kendal, kemarin. (BUDI SETYAWAN/RADAR SEMARANG)
SIDANG DI TEMPAT: Hakim PN Kendal saat menyidangkan para pelanggar lalin di depan Pos Kota Kendal, kemarin. (BUDI SETYAWAN/RADAR SEMARANG)

KENDAL – Satuan Lalulintas (Satlantas) Kepolisian Polres Kendal dan Dinas Perhubungan Kendal menggelar operasi gabungan tertib lalu lintas dengan sidang ditempat. Operasi digelar di Pos Kota Jalan Soerkarno Hatta. Setidaknya ada sebanyak 68 pengendara bermotor terjaring dalam operasi tersebut. Selain itu ada 18 kendaraan berat baik angkutan umum maupun pengangkut barang yang juga ikut terjaring. Lantaran tidak memiliki ijin trayek, melanggar tonase yang telah disesuaikan dengan kendaraan dan sebagainya. Sedangkan penadara pribadi rata-rata melanggar administarasi kelengkapan kendaraan bermotor seperti SIM dan STNK.

Berbagai jenis kendaraan mulai sepeda motor, mobil pribadi, truk, dan bus dihentikan petugas gabungan. Petugas memeriksa surat kelengkapan yang harus dibawa. Jika tidak bisa menunjukkan surat kelengkapan berkendara, mereka ditilang dan menjalani sidang ditempat. Salah satu warga yang terjaring, Khaerul Huda mengaku hanya melanggar sedikit garis marka. Tapi oleh petugas kepolisian langsung ditilang dan disuruh sidang. Ia bahkan berusaha meminta belas kasih dari hakim yang menyidangkan. “Pak (hakim, Red), saya hanya melanggar sedikit marka di depan lampu bangjo, kok ya ditilang. Padahal saya sudah berhenti, karena lampu merah. Namun, saya ditilang, karena melebihi marka. Biasanya juga tidak seperti itu,” katanya.

Kapolres Kendal AKBP Harryo Sugihhartono melalui Kasat Lantas AKP Dedy Kasiyadi, mengatakan, sidang di tempat sebagai bentuk menciptakan kawasan tertib lalu lintas dan menyadarkan pengguna jalan untuk mentaati peraturan. Ia menambahkan Jalan Pemuda dari depan Polres Kendal ke arah barat hingga Kodim 0715/Kendal serta Jalan Soekarno-Hatta dari depan Kodim 0715/Kendal ke arah timur hingga Polres Kendal merupakan kawasan tertib lalu lintas. “Kami berencana menggelar patroli rutin satu pekan sekali dengan sasaran operasi berpindah-pindah. Operasi gabungan ini untuk menindak tegas semua kendaraan, baik pribadi maupun umum, baik kendaraan roda dua maupun empat, supaya mentaati aturan lalu lintas. Kami juga akan menyesuaikan dengan jadwal dari hakim dan JPU,” katanya.

Dari 68 yang terjaring, pelanggar terbanyak adalah pengendara roda dua dengan jenis pelanggaran SIM. Untuk itu pihaknya berencana akan menggelar sosialisasi SIM ke sekolah-sekolah. “Tujuannya agar masyarakat lebih dapat menaati peraturan yang telah ditetapkan,” tandasnya. (bud/fth)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.