Kolektifitas Masih Buruk

467
PROGRES POSITIF: Laga ujicoba PSIS melawan Unika FC di Stadion Jatidiri Semarang kemarin. Setelah menuai hasil buruk di dua laga ujicoba sebelumnya, kemarin PSIS menang 5-0. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)
PROGRES POSITIF: Laga ujicoba PSIS melawan Unika FC di Stadion Jatidiri Semarang kemarin. Setelah menuai hasil buruk di dua laga ujicoba sebelumnya, kemarin PSIS menang 5-0. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)
PROGRES POSITIF: Laga ujicoba PSIS melawan Unika FC di Stadion Jatidiri Semarang kemarin. Setelah menuai hasil buruk di dua laga ujicoba sebelumnya, kemarin PSIS menang 5-0. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – PSIS Semarang akhirnya berhasil menuai hasil positif pada laga uji coba. Di uji coba ketiga mereka yang digelar di Stadion Jatidiri Semarang sore (3/2) kemarin. Tim Mahesa Jenar berhasil menang besar 5-0 atas klub lokal Unika FC.

Lima gol Mahesa Jenar masing-masing dicetak oleh Indra Setiawan (penalti) dan Hari Nur Yulianto di babak pertama. Kemudian tiga gol di paruh kedua dicetak oleh M Yunus dan gol penutup oleh penalti Taufik Hidayat.

Hasil tersebut tentunya menjadi progress yang cukup positif mengingat di dua laga sebelumnya PSIS harus menyerah 1-2 atas tim Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) serta hasil imbang 1-1 versus SSS Semarang.

Hanya saja, beberapa catatan memang harus segera diperbaiki oleh tim pelatih PSIS. General Manajer (GM) mereka, Kairul Anwar mengatakan, kolektifitas menjadi problem utama yang harus diperbaiki oleh tim pelatih Mahesa Jenar. “Secara hasil tentunya ada peningkatan. Hanya saja ada beberapa hal yang memang masih harus dimaksimalkan, salah satunya menurut saya adalah kekompakan tim. Hal itu yang menurut saya harus segera diperbaiki,” terang Kairul.

Beberapa komposisi coba diterapkan oleh tim pelatih PSIS di laga uji coba sore kemarin. Di babak pertama PSIS menurunkan mayoritas pemain yang memang di proyeksikan untuk turun di kompetisi Divisi Utama 2015 mendatang.

Di bawah mistar, babak pertama pelatih M Dofir menurunkan Fajar Setia Jaya. Kemudian Ahmad Ilias, Anhar Latif, Safrudin Tahar dan Welly Siagian berdiri sejajar di barisan belakang tim Mahesa Jenar. Di tengah, lima gelandang yaitu Edyanto, Rizky Yulian, Indra Setiawan, Dani Raharjanto dan M Yunus dijajal. Kemudian bomber Hari Nur Yulianto juga di turunkan sebagai starter untuk menjadi juru dobrak tim.

Selain komposisi utama, beberapa pemain muda seperti Achmad Agung, M Tegar, Achmad Fahmi Gelorawan, Alfebta Dewangga juga diturunkan. Tak ketinggalan, bomber anyar SIS, Noor Hadi juga dicoba oleh tim pelatih. “Beberapa pemain muda sudah mulai terlihat progresnya baik. Tapi tetap evaluasi kami gelar setiap minggu, beberapa program juga dibicarakan oleh tim pelatih serta manajemen dengan harapan tim bisa semakin matang mendekati kompetisi ini,” pungkas Kairul. (bas/smu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.