Tingkatkan Produksi Gula, Bangun Pabrik Baru

491

SEMARANG – Guna meningkatkan produksi gula yang ada di Jawa Tengah, Pemerintah berencana akan membangun satu pabrik gula tambahan. Menurut informasi, pabrik baru yang akan dibangun rencananya akan berada di daerah Comal, Pemalang dengan kapasitas produksi mencapai 10 ribu ton per hari, dengan dana investasi kurang lebih Rp 2 trilun.

Kepala Dinas Perkebunan Jateng Teguh Winarno mengatakan jika saat ini Jateng memiliki delapan pabrik gula dengan jumlah produksi sekitar 18-20 ton per hari. Hal tersebut dinilai tidak sebanding dengan jumlah pabrik dan karyawan yang dimiliki. “Produksinya masih minim dan dinilai tidak efisien. Untuk target swasembada gula 2017 harus ada pabrik baru yang memiliki kapasitas lebih besar,” katanya.

Rencana pembangunan pabrik baru tersebut, menurut dia masih terkendala beberapa persoalan di antarany , harus menjual aset dari empat pabrik yang tidak produktif, yakni pabrik gula yang ada di wilayah utara Jateng, di antaranya PG Jatibarang Brebes, PG Pangkah Tegal, PG Sumberharjo Pemalang, dan PG Sragi Pekalongan. “Secara aset, empat pabrik tadi kurang lebih memiliki nilai Rp 1 trilun. Jika sudah terjual maka dana kurangannya akan diambil dari APBN,” paparnya.

Selain masalah aset, masalah yang perlu dipecahkan adalah nasib tenaga kerja yang saat ini bekerja di empat pabrik tersebut yang mencapai 4.000 pekerja. “Padahal dalam satu pabrik baru dengan mesin baru, hanya membutuhkan 1.000 pekerja. Artinya, ada 3 ribu orang yang akan kehilangan mata pencahariannya,” tandasnya.

Menurut dia, ada opsi lain selain membangun pabrik baru dengan cara meningkatkan kapasitas produksi Gula di Jateng. Salah satunya adalah merevitalisasi PG Mojo dari kapasitas 1.800 ton per hari menjadi 4.000, PG Rendeng dan PG Tasikmadu masing-masing dari 2.500 menjadi 4.000 ton per hari.

PT Perkebunan Nusantara IX (Persero) akan berupaya menyakinkan DPR terkait terkait dengan pembangunan pabrik gula, menurut Direktur Utama PTPN IX Adi Prasongko, pembangunan pabrik gula di Comal sangatlah diperlukan guna mewujudkan swasembada gula ditahun 2017. “Kami harap DPR bisa mewujudukan hal tersebut. Tujuannya agar tidak ada lagi impor gula dari negara lain,” timpalnya. (den/smu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.