Tohirin Segera Diadili

376

KAJEN – Ketua DPC Gerindra Kabupaten Pekalongan, Tohirin segera diseret ke meja hijau untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dalam kasus dugaan penggelapan dana Bantuan Politik (Banpol) 2013. Setelah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekalongan, status Tohirin adalah tahanan kota.

Kasipidum (Pidana Umum) Kejari Pekalongan, Zainur Rofiq, mengatakan, pihaknya masih melengkapi sejumlah berkas yang diperlukan. Diperkirakan berkas tersangka Tohirin akan masuk ke pengadilan pekan depan. “Kami masih menunggu proses administrasi dan lain-lain. Perkiraan kami, pekan depan sudah bisa disidangkan,” terangnya, Rabu (4/2).

Zainur menambahkan, saat ini pihaknya sudah meningkatkan status Tohirin sebagai tahanan kota. “Statusnya tahanan kota sampai 20 hari kedepan,” jelasnya.

Terpisah, Kasubag Humas Polres Pekalongan, AKP Guntur Tri Harjanti mengatakan, pelimpahan berkas tersangka ke Kejari dilakukan penyidik Polres Pekalongan pada Rabu (4/2) pagi.

Tri menjelaskan, dengan dalih operasional, tersangka diduga melakukan penggelapan dana Banpol sebesar Rp 25 juta dari APBD Pemkab Pekalongan tahun 2013. “Dalihnya operasional, ternyata digunakan untuk kepentingan pribadi,” kata Tri.

Sejumlah barang bukti yang turut dilimpahkan yakni satu unit komputer kantor DPC Gerindra Kabupaten Pekalongan dan salinan LPJ setempat tahun 2013. Selain itu, juga slip penarikan dana Banpol di BPD Jateng Pekalongan.”Pasal yang disangkakan terhadap tersangka yakni Pasal 263 KHUP mengenai pemalsuan surat, Pasal 374 mengenai penggelapan dalam jabatan dan Pasal 220 mengenai laporan palsu,” jelasnya. (hil/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.