Minta DPC Mandiri Hadapi Pilkada

356

SEMARANG – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jawa Tengah Heru Sudjatmoko meminta kepada sejumlah Dewan Pimpinan Cabang (DPC) untuk mempersiapkan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara mandiri. Pasalnya, dalam pilkada yang rencananya dilakukan secara serentak itu, pihaknya tidak memungkinkan untuk memberikan dukungan sepenuhnya.

”Tidak mungkin DPD men-support satu per satu kabupaten/kota yang melaksanakan pilkada. Sebab, konsentrasinya pasti akan terpecah,” ungkapnya Kamis (5/2).

Dia menjelaskan, mandiri yang dimaksud adalah dengan menyiapkan pasangan calon dengan tingkat elektabilitas yang tinggi. Selain didukung secara internal oleh partai, juga harus mendapat dukungan dari berbagai pihak di luar partai. ”Yang tahu situasi dan kondisi tentang hal tersebut tentu daerah masing-masing,” imbuh pria yang juga menjabat sebagai Wakil Gubernur Jateng itu.

Heru menambahkan, saat ini masing-masing DPC masih melakukan penjaringan bakal calon. Sebagian kadernya bahkan diketahui telah ada yang mendaftar. Seperti yang dilakukan oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi beberapa waktu lalu.
Setelah semua bakal calon terkumpul, maka kemudian dibuatlah rekomendasi siapa yang akan dicalonkan dari partai berlambang banteng moncong putih itu. ”Yang menentukan kebijakan terakhir adalah dari DPP (Dewan Pimpinan Pusat),” terangnya.

Dia mengakui, PDIP Jateng akan memprioritaskan kader terbaik dari internal partai yang memiliki potensi keterpilihan tinggi untuk direkomendasikan maju pada pilkada mendatang. Meski begitu, aturan tersebut masih terus berkembang. ”Jika tidak ada dari internal partai yang memenuhi hal itu, DPC dapat mengambil dari eksternal yang kemudian dijadikan kader partai,” imbuhnya.

Disinggung kemungkinan pelaksanaan pilkada yang mundur hingga 2016, Heru menyatakan tetap mengikuti. Meskipun nantinya akan ada tambahan dua daerah yakni Pemalang dan Grobogan yang ikut melaksanakan pilkada, pihaknya mengaku siap menghadapinya. ”Ini bukan semata memenangkan pilkada, tetapi momentum untuk membesarkan partai,” ujar Heru sembari menegaskan selalu ada sekolah partai di internalnya.

Seperti diketahui, sejumlah daerah di Jateng yang akan melaksanakan pilkada pada 2015. Yaitu Kota Pekalongan, Kota Semarang, Kabupaten Rembang, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Kebumen, Kota Surakarta, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Kendal, Kota Magelang, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Semarang, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Klaten, dan Kabupaten Blora. Jika ternyata diundur hingga 2016, maka ditambah Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Grobogan. (fai/ric/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.