Razia, Hanya Amankan 2 Motor

356
JAGA KAMTIBMAS : Polisi saat mengamankan motor pelaku balap liar, Jumat dini hari. (HANAFI/RADAR SEMARANG)
JAGA KAMTIBMAS : Polisi saat mengamankan motor pelaku balap liar, Jumat dini hari. (HANAFI/RADAR SEMARANG)
JAGA KAMTIBMAS : Polisi saat mengamankan motor pelaku balap liar, Jumat dini hari. (HANAFI/RADAR SEMARANG)

PEKALONGAN – Guna menciptakan suasana nyaman bagi masyarakat serta antisipasi balap liar, Polres Pekalongan Kota menggelar razia balap liar dalam operasi cipta kondisi premanisme dan geng motor, Jumat (6/1) dini hari.

Kegiatan dimulai dari pukul 00.00 sampai 02.00 dengan sasaran seputaran Jatayu, Jalan WR Supratman Pekalongan Utara, Jalan Kartini Pekalongan Timur, Jalan Urip Sumoharjo Pekalongan Selatan dan tempat tempat lain yang diperkirakan ada balap liar. Operasi dipimpin langsung Kabag Ops Polres Pekalongan Kota Kompol Hartono. Diawali dengan apel anggota sejumlah 59 personil, yang terdiri dari 7 perwira dan 52 bintara di halaman Mapolres Pekalongan Kota.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Luthfie Sulistiawan, melalui Kabag Ops Polres Pekalongan Kota Kompol Hartono, mengatakan, kegiatan razia tersebut dibagi tiga kelompok. Dengan mengerahkan 2 mobil dinas truk dalmas, satu mobil dinas kuda, dua mobil dinas kijang dan satu mobil dinas patwal lalu lintas. “Dalam razia kemarin kami berhasil melakukan penangkapan dua sepeda motor yang diduga akan melakukan balap liar di depan eks rumah dinas karesidenan di kompleks Jatayu,” terang dia.

Akhirnya Sat Lantas Polres Pekalongan Kota melakukan tilang dan menahan kendaraan pelaku. Sedangkan di tempat sasaran yang lain, tim tidak melakukan penangkapan karena tidak ada kegiatan balap liar. “Hal ini juga merupakan peringatan, kepada pelaku balap liar. Bagi yang masih nekat sehingga membuat keresahan masyarakat maka kami akan segera menindaknya,” pungkas Kompol Hartono. (han/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.