Bus Terguling, Dua Orang Tewas

344

HUMAS POLRES For Radar Kedu/ DIANGKUT : Sejumlah warga membantu mengangkut kendaraan korban kecelakaan di Secang, kemarin.
HUMAS POLRES For Radar Kedu/
DIANGKUT : Sejumlah warga membantu mengangkut kendaraan korban kecelakaan di Secang, kemarin.

MUNGKID– Tanjakan Krincing di ruas Jalan Magelang-Semarang tepatnya di Desa Krincing Kecamatan Secang Kabupaten Magelang kembali menelan korban. Seorang pengendara motor dan penumpang bus tewas setelah kedua kendaraan itu bertabrakan Sabtu (7/2) lalu.
Menurut data yang dihimpun koran ini, korban tewas adalah pengemudi motor AA 4922 DT, Siti Nurul Khazanah, 50, warga Kandungan, Donorejo, Secang. Juga seorang perempuan penumpang bus bus Maju Makmur nopol AA 1478 DA yang identitasnya hingga kemarin (8/2) belum diketahui.
Menurut informasi yang dihimpun koran ini, kecelakaan bermula ketika bus yang dikemudikan Triyanto, 34, warga Kembangsari Kecamatan Kandangan Kabupaten Temanggung melaju kencang dari arah Semarang. Dari arah berlawanan, Siti Nur Khasanah berboncengan dengan Suryani, 27, warga Kauman, Desa Payaman Kecamatan Secang dan putrinya Azzahra Syahira, 6.
Tiba-tiba bus antarkota itu kehilangan kendali dan oleng hingga memakan jalur yang berlawanan. Pengemudi motor gagal menghindar hingga akhirnya terjadi benturan.
Usai menabrak motor bus terguling. Seorang penumpang yang ada di dalam bus tergenjet. Badan bus melintang menutup separo jalan. “Tadi busnya tiba-tiba oleng dan nabrak motor sebelum terbalik,” kata Andita Yanti, 35, saksi mata.
Sejumlah penumpang di dalam bus, kata dia berteriak histeris ketakutan. “Kejadiannya cepat sekali,” imbuhnya.
Santoso, 25, warga setempat mengatakan saat kejadian jalur tersebut tidak terlalu ramai. Sehingga banyak kendaraan yang melaju kencang. “Ada satu penumpang yang tergencet badan bus. Seorang perempuan dan kondisinya meninggal,” ungkap dia.
Ketiga pengendara motor, kata dia, langsung dibawa ke rumah sakit. Korban Siti Nur Khazanah yang berprofesi sebagai guru nyawanya tidak bisa diselamatkan. Korban Suryani dan Azzahra Syahira kini dirawat di RST dr Soedjono, Magelang.
“Total korban meninggal ada dua orang. Satu pengendara motor dan penumpang bus,” kata Kapolres Magelang AKBP Rifky didampingi Kasatlantas AKP Ch Anwar, kemarin.
Anwar mengatakan satu korban tewas seorang perempuan, penumpang bus, belum dikenali identitasnya. Pada pakaian korban tidak ditemukan kartu identitas apapun. Jenazah korban yang ditaksir berusia sekitar 30 tahun dibawa ke RSJ Kota Magelang.
“Korban tewas di TKP. Dia duduk di kursi deretan kiri depan dan bagian kepala tergencet bodi bus yang terguling ke kiri,” kata dia.
Pihaknya sudah melakukan pengumuman melalui sejumlah radio. Namun belum ada kerabat korban yang datang. Sedangkan dua orang pembonceng motor, kata dia, saat ini masih dirawat secara intensif di RST dr Soedjono. “Selain itu hanya luka-luka ringan,” ungkapnya.
Dari hasil pemeriksaan sementara, bus diduga kehilangan kendali saat melaju di turunan jalan. Ada dugaan rem bus tidak berfungsi. “Dari hasil olah TKP bus tidak melakukan pengereman karena tidak kita temui bekas gesekan ban di lokasi,” kata Anwar.
Namun demikian, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pastinya. Untuk keperluan ini, polisi sudah mengamankan sopir bus dan kernet.
“Masih kita mintai keterangan secara intensif. Kami juga bergerak cepat memeriksa saksi-saksi lain,” lanjutnya.
Sementara itu, usai kejadian, jalur Magelang-Semarang sempat tersendat. Polisi akhirnya mengalihkan kendaraan menuju Semarang lewat Temanggung. Proses evakuasi bus memakan waktu 2 jam. (vie/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.