Kenalkan Fotografi ke Sekolah

365

SUMALI IBNU CHAMID/RADAR KEDU  PENGURUS BARU : Anggota HPPW Wonosobo usai pelantikan pengurus baru melakukan pemotretan model dengan busana batik khas Wonosobo.
SUMALI IBNU CHAMID/RADAR KEDU
PENGURUS BARU : Anggota HPPW Wonosobo usai pelantikan pengurus baru melakukan pemotretan model dengan busana batik khas Wonosobo.

WONOSOBO – Sebagai organisasi komunitas foto yang sudah cukup tua, Himpunan Penggemar Photo Wonosobo (HPPW) terus melakukan terobosan. Organisasi yang sudah berdiri sejak tahun 1986 ini, selama dua tahun ke depan berobsesi mengembangkan kegiatan memotret di beberapa sekolah.
“Kami ada divisi pengembangan dan studi, salah satu sasarannya sekolah-sekolah menengah dan SMP,”kata Ketua HPPW periode 2015-2017, Eko Premono kemarin (8/2) di sela pelantikan pengurus baru.
Eko Premono mengatakan, HPPW merupakan organisasi yang sudah berdiri sejak tahun 1986 sudah banyak berkontribusi, utamanya dalam mengangkat wisata dan kebudayaan Wonosobo. Tak hanya itu, sejumlah anggota juga banyak menyabet juara nasional dari kategori umum, pelajar sampai wartawan.
“Anggota HPPW dari banyak unsur, pengusaha, PNS, pelajar, mahasiswa dan wartawan. Banyak prestasi yang sudah diraih,”katanya.
Dengan berbagai prestasi itu, kata Eko Premono, merupakan tantangan besar kepengurusan HPPW ke depan. Untuk itu, akan di Wonosobo terus tumbuh bibit fotografer, dua tahun ke depan akan berkonsentrasi melakukan pendidikan fotografi di sekolah-sekolah.
“Sejumlah sekolah di Wonosobo udah ada klub fotografi, HPPW akan bersinergi dengan sekolah-sekolah,” ujarnya.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Wonosobo Sigit Sukarsana mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi dengan HPPW. Karena peran komunitas foto sangat penting dalam peningkatan industri pariwisata di kota dingin itu.
“Hasil jepretan kawan-kawan HPPW sangat bermanfaat dalam promosi wisata di Wonosobo,” tuturnya.
Untuk itu, pihaknya mendorong agar HPPW terus meningkatkan kualitas fotonya. Selain prestasi yang sudah diraih, HPPW masih harus terus berkarya utamanya dalam mengulik potensi wisata di Wonosobo.
“Kita mempunyai seni budaya yang kaya, kita juga mempunyai objek-objek wisata yang masih butuh dieksplor lewat fotografi,” imbuhnya.
Sigit menambahkan, pemerintah kabupaten sangat membutuhkan pekerja seni termasuk HPPW di dalamnya. Dia menceritakan, pada beberapa event budaya, berkat dari para fotografer kegiatan bisa lebih ramai dan mampu menembus ke pasar nasional.
“Saya juga berharap prestasi kawan-kawan HPPW ke depan lebih gemilang, baik di kancah nasional sampai internasional,” jelasnya. (ali/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.