Ketua PABBSI Siapkan Bonus Rumah

832
Agus S Winarto. (ISMU P/RADAR SEMARANG)
Agus S Winarto. (ISMU P/RADAR SEMARANG)
Agus S Winarto. (ISMU P/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Upaya Ketua Umum Pengprov PABBSI Jateng Agus S Winarto untuk mendongkrak prestasi di PON XIX/Jabar 2016 tak main-main. Untuk memacu atletnya agar mampu meraih hasil terbaik di ajang multievent empat tahunan tersebut, Agus menyiapkan bonus satu unit rumah kepada tiap lifter atau binaragawannya yang nampu merebut medali emas di PON XIX/Jabar tersebut. Bonus tersebut, tentunya di luar bonus yang diberikan oleh Pemperintah Provinsi Jawa Tengah melalui KONI Jawa Tengah yang sampai saat ini belum ditentukan.

”Saya ingin merangsang motivasi, memacu mereka agar lebih serius berlatih menghadapi PON 2016. Mulai sekarang, mereka harus berpikir untuk bisa membawa pulang medali emas. Saya siap menyediakan bonus dalam bentuk satu unit rumah, kepada atlet angkat besi, angkat berat atau binaraga yang bisa merebut emas,” kata Agus S Winarto di Semarang, Minggu (8/2).

Menurut Agus, untuk menghadapi persaingan yang begitu ketat, para lifter dan binaragawan Jateng memang perlu berlatih habis-habisan. Sebagai Ketua Umum PABBSI, dirinya juga merasa perlu untuk membuat program-program terukur guna meningkatkan performa atletnya. Selain bonus rumah, Agus tahun ini juga akan membuat tiga seri Liga PABBSI Jateng.

Upaya terdekat adalah menggelar Kejuaraan Bench Press se-Jateng di Sri Ratu, Jalan Pemuda Semarang, pada 1 Maret mendatang. Kejuaraan ini melombakan dua kelas yakni di bawah 70 kg dan 70 kg + dengan masing-masing hadiah juara I Rp 1,5 juta, II Ro 1 juta dan III Rp 500 ribu. “Angkat berat selama ini kurang peminat sehingga kami juga kesulitan mencari bibit atlet. Dengan event lomba bench press yang merupakan salah satu nomor dari angkat berat, kita harapkan angkat berat akan makin dikenal,” tandas sembari menambahkan, pendaftaran bisa dilakukan di Ryu Gym, Jalan Majapahit Semarang.

Ditambahkan dia, tujuan even tersebut adalah sebagai pemanasan menjelang Liga PABBSI Jateng, yang digelar secara berseri mulai April, Agustus dan November. Liga PABBSI sendiri sekaligus sebagai seleksi untuk tim Pra-PON Jateng. ”Untuk saat ini, kami mungkin belum bicara soal Pra-PON dulu, tapi penjaringan atlet-atlet potensial melalui Liga PABBSI. Dari sana kita akan dlihat siapa yang memiliki potensi untuk masuk skuad Jateng,” imbuhnya.

Cabang PABBSI yakni angkat besi, berat dan binaraga Jateng mengalami pasang surut prestasi di arena PON. Terakhir Jateng meraih emas dari cabang angkat berat melalui lifter Hadi di PON 2008. Pada PON XVIII 2012 lalu di Riau, Jateng hanya bisa merengkuh satu perak dan tiga perunggu. Perak disumbangkan Meni di cabang binaraga (75 kg), sedangkan tiga perunggu melalui angkat besi putri yakni Siti Napisah di kelas 48 kg putri, Tanti Pratiwi (53 kg putri) dan Tika Mulyaningrum (kelas 56 kg putri). (smu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.