Arifin Bakal Jadi Tembok Kokoh

600
LANGSUNG DEAL: M Arifin bersama CEO PT Mahesa Jenar Yoyok Sukawi, setelah penandatanganan kontrak, kemarin. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)
LANGSUNG DEAL: M Arifin bersama CEO PT Mahesa Jenar Yoyok Sukawi, setelah penandatanganan kontrak, kemarin. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)
LANGSUNG DEAL: M Arifin bersama CEO PT Mahesa Jenar Yoyok Sukawi, setelah penandatanganan kontrak, kemarin. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)

TAK membutuhkan waktu yang panjang, manajemen PSIS akhirnya berhasil mendapatkan tanda tangan eks bek PSCS Cilacap M Arifin untuk berkostum biru-biru di kompetisi Divisi Utama musim ini.

Pemain kelahiran 1 April 1989 itu langsung mencuri perhatian tim pelatih dan manajemen ketika di turunkan dalam uji coba versus Persija Jakarta kemarin. Setelah itu Arifin langsung masuk dalam tahap negosiasi dengan manajemen PSIS siang (9/2) kemarin. “Pastinya senang bisa bergabung dengan PSIS. Selain itu saya juga ingin mencari pengalaman di luar PSCS karena kemarin saya empat musim membela PSCS. Ya mudah-mudahan bisa ikut membawa PSIS meraih hasil terbaik musim ini,” beber Arifin.

Bergabungnya Arifin tentu menjadi angin segar bagi tim berjuluk Mahesa Jenar itu mengingat saat ini di tim baru ada dua pemain center bek yaitu Safrudin Tahar dan juga kapten Fauzan Fajri yang sebelumnya lebih dulu bergabung.

Untuk selanjutnya, CEO PT Mahesa Jenar Semarang, Alamsyah Sukawijaya mengatakan, perburuan pemain masih berlanjut. Beberapa pemain tengah dibidik oleh manajemen dan tim pelatih untuk melengkapi kekurangan di beberapa pos permainan. “Dengan dikontraknya Arifin berarti kini perburuan stopper kami hentikan. Selanjutnya kami fokus untuk melengkapi kekurangan di beberapa posisi seperti gelandang maupun bek sayap kanan kiri,” terang pria yang akrab disapa Yoyok Sukawi itu.

Untuk pos lain yaitu sector tengah, di laga uji coba versus Persija kemarin PSIS sebenarnya juga tengah memantau kualitas eks gelandang Persijap Jepara, Chanif Muhajirin. Namun di latihan rutin sre kemarin, Chanif sudah tidak muncul di tengah-tengah pemain PSIS lainnya.

Pelatih PSIS, M Dofir mengatakan, secara skill dan kebutuhan tim, Chanif sebenarnya sudah sesuai dengan yang diharapkan oleh tim pelatih. Hanya yang menjadi kendalanya adalah factor kebugaran Chanif. “Kondisi kebugaran Chanif masih tertinggal sehingga dia tidak bisa mengikuti irama tim ketika kami coba kemarin. Dan sebenarnya kami memberi waktu dia hingga akhir pekan nanti untuk dilihat kondisinya, namun karena yang bersangkutan sudah tidak datang lagi ya itu mungkin pilihannya,” pungkas Dofir. (bas/smu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.