Pemkot Kecolongan Aksi Sexy Dancer

373

MAGELANG – Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Magelang mengaku telah kecolongan terkait penampilan sexy dancer di acara Magelang FloweRun 2015, Minggu (8/2) lalu. Pasalnya, peserta yang mencapai 6.000-an tidak hanya diikuti orang dewasa saja, anak-anak juga tak kalah banyaknya.
“Terkait event itu, bukan kami (Disporabudpar, red) penyelenggaranya, namun pihak ketiga,” kata Kabid Kebudayaan, Disporabudpar, Susilo Handoyo, kemarin.
Ia tidak mengetahui secara detail kegiatan seperti apa lantaran pihak event organizer (EO) hanya memberitahu konsep acara. Sehingga, ia menyesalkan ada penampilan yang kurang mendidik yang secara vulgar ditampilkan di pusat kota.
“Mereka (EO, red) tidak memberikan informasi kepada kami bagaimana tata rias dan busana yang akan dipakai sexy dancer itu. Intinya tidak dipaparkan. Kami tidak mengira sampai sejauh itu penampilannya,” akunya.
Tentu acara itu menjadi cambuk bagi Disporabudpar. Sebagai dinas yang menaungi kebudayaan, pihaknya akan semakin ketat menyeleksi event dari pihak ketiga yang akan dihelat di Kota Sejuta Bunga. “Iya, jangan sampai ini terulang lagi. Ini jadi koreksi kami, dan pelajaran bagi kami untuk lebih selektif,” urainya.
Terkait banyak pihak yang berkomentar miring atas kejadian itu, Susilo membuka kesempatan kepada pihak manapun untuk menyampaikan pendapat. Sinergitas dari masyarakat dan pihak manapun diperlukan sebagai upaya perbaikan. “Semua program butuh sinergitas. Kekurangan ini tolong disampaikan. Dan untuk EO manapun, harus memperhatikan undang-undang pornografi kalau mau membuat suatu acara,” tegasnya.
Tidak hanya itu, Susilo menyampaikan, master of ceremony (MC) juga harus berbahasa yang santun. Ia meminta, agar kata-kata yang kurang pantas tidak digunakan. “Acara apapun, omongan MC-pun harus mendidik,” ucapnya. (put/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.