Pencuri Burung Terekam CCTV

370
TEREKAM CCTV : Seorang pelaku pencurian terlihat beraksi di teras rumah warga. (FAIZ URHANUL HILAL/RADAR SEMARANG)
TEREKAM CCTV :  Seorang pelaku pencurian terlihat beraksi di teras rumah warga. (FAIZ URHANUL HILAL/RADAR SEMARANG)
TEREKAM CCTV : Seorang pelaku pencurian terlihat beraksi di teras rumah warga. (FAIZ URHANUL HILAL/RADAR SEMARANG)

KAJEN-Seorang pemuda terekam CCTV saat mencuri burung di teras rumah warga Desa Watubelah RT 05 RW 02 Kecamatan Kajen. Atas kejadian itu, korban, Abdul Syarifudin alias Ripin, 24, mengalami kerugian senilai Rp 2 juta.

Menurut keterangan korban, kejadian pada Minggu (8/2) itu sudah dilaporkan kepada pihak berwajib. Kejadian itu bermula ketika dirinya meninggalkan rumah sekira pukul 15.15. “Karena ada perlu, saya keluar sebentar, sekitar 10 menit. Begitu kembali, burung sudah hilang,” terangnya, Senin (9/2) kemarin.

Di teras rumahnya, kata Ripin, terdapat tiga burung. Di antaranya adalah cucak hijau. Diduga, komplotan pencuri yang diketahui berjumlah dua oang menggunakan sepeda motor, sudah mengincar targetnya. “Ada tiga burung. Tapi yang diambil cuma yang cucak hijau. Burungnya saja itu seharga Rp 1,5 juta. Kemudian sangkarnya Rp 400 ribu,” jelasnya.

Setelah dilakukan pengecekan di rekaman CCTV, akhirnya diketahui ada pencuri. Seorang pemuda terlihat jelas mendatangi teras rumah dan mencuri burung. Pencuri itu berbadan agak gendut, mengenakan helm biru muda, kaos kuning, celana pendek dan menggunakan sandal jepit. “Pencurinya dua orang, satu mengambil burung, satunya lagi menunggu di sepeda motor,” imbuhnya.

Adik korban, Tiara Ulfa, 21, menambahkan bahwa kejadian pencurian di daerahnya sudah sering terjadi. Di antaranya pencurian ayam bangkok, televisi dan laptop. Namun hingga kini belum ada yang terungkap. “Di sini sering ada pencurian. Yang paling dekat pencurian ayam bangkok milik tetangga. Satu ayam itu harganya Rp 500 ribu lebih. Saat itu yang dicuri ada tujuh ekor,” paparnya.

Oleh karena itu, Tiara berharap pencuri bisa segera ditangkap dan dipenjara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. “Harapannya ya, burungnya bisa kembali. Pelakunya ditangkap dan dipenjara agar jera, apalagi pelaku ini wajahnya terlihat jelas,” tandasnya.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Pekalongan, AKP Guntur Tri Harjani mengatakan bahwa pihaknya belum menerima laporan terkait pencurian itu. “Kami belum ada laporan. Mungkin masih di Polsek. Laporan itu pasti kami tindaklanjuti,” kata dia. (hil/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.