Sopir Bus Maut Jadi Buron

341

MUNGKID– Sopir bus Maju Makmur nomor polisi AA 1478 DA, Triyanto, 34, warga Karodan Kembangsari, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung, yang terlibat kecelakaan dengan dua orang korban tewas saat ini masih jadi buronan polisi. Dia kabur usai kecelakaan yang terjadi di tanjakan Krincing Kecamatan Secang Kabupaten Magelang.
“Sopir bus sampai saat ini belum bisa kami mintai keterangan karena kabur setelah kejadian,” kata Kasat Lantas Polres Magelang AKP Ch Anwar, Senin (9/2).
Padahal, kata dia, sopir bus tersebut dianggap yang bertanggung jawab atas kecelakaan yang menewaskan pengendara motor dan penumpang bus. “Sopir akan kami tetapkan sebagai tersangka dalam kejadian ini,” ungkapnya.
Ia berharap yang bersangkutan segera menyerahkan diri sebab identitasnya sudah diketahui polisi. Kondektur bus Suwanto Muchlar, warga Dusun Jetis Waduk, Kaloran, Temanggung dan kernet, Wanto, 45, asal Jepara sudah diperiksa. “Kami harap sopir kooperatif supaya mempermudah penyidikan,” kata dia.
Bukan tidak mungkin, kata Anwar, sopir bus tersebut justru akan mendapatkan hukuman lebih berat karena melarikan diri. “Barang bukti sudah kami amankan dan keterangan saksi-saksi sudah kita minta. Tinggal memeriksa yang bersangkutan,” kata Anwar.
Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi menengarai kecelakaan itu terjadi akibat bus mengalami kerusakan rem. Sehingga mengakibatkan mobil kehilangan kendali dan menabrak pemotor sebelum terbalik dan menindih satu penumpangnya.
Selain memburu sopir bus, polisi juga masih berusaha mengidentifikasi jenazah seorang perempuan berusia sekitar 30 tahun yang tewas dengan luka parah di bagian kepala dalam kecelakaan tersebut. “Belum ketemu identitasnya,” kata dia.
Seperti diberitakan, dua orang tewas dalam kecelakaan di tanjakan jalur Magelang-Semarang itu, Sabtu (7/2) pagi. Korban tewas dengan kondisi mengenaskan adalah penumpang bus yang belum dapat dikenali identitasnya.
Korban tewas lainnya, pengendara sepeda motor Suzuki Smash AA 4922 DT yang ditabrak bus Maju Makmur adalah Siti Nurul Khasanah, 50, seorang guru asal Dusun Kandungan, Donorojo, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang. Korban tewas dengan luka-luka serius di beberapa bagian tubuhnya. (vie/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.