Tiga Rumah Tertimbun Longsor

369

MUNGKID– Bencana tanah longsor kembali menerjang kawasan lereng Pegunungan Menoreh Kabupaten Magelang, Minggu (8/2) petang. Kali ini sebuah tebing di Tlogosari Desa Margoyoso Kecamatan Salaman longsor dan menimpa tiga rumah di bawahnya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Hanya saja kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Data yang dihimpun koran ini, longsor terjadi setelah kawasan tersebut diguyur hujan seharian penuh. Tebing setinggi 30 meter itu tiba-tiba longsor. “Tidak ada tanda-tanda langsung longsor begitu saja,” kata Bambang Suyanto, salah satu korban, Senin (9/2).
Selain rumahnya, dua rumah lain yang rusak adalah milik Sugeng Hartono, 45, dan Sutrisno, 51. Kini mereka harus mengungsi ke rumah tetangganya yang lebih aman. “Kejadiannya setelah hujan. Tiba-tiba tanah belakang rumah bergerak dan menimpa dapur rumah,” kata Sutrisno.
Saat itu, dia dan keluarganya sedang berada di rumah. Begitu ada longsor mereka langsung melarikan diri ke lokasi yang lebih aman.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, Sujadi mengatakan selain merusak tiga rumah, lima bangunan lainnya terancam longsor susulan. “Kami sudah mengimbau supaya menjauh saat hujan turun. Khawatir longsor susulan,” kata dia.
Dari hasil pengamatannya, longsor terjadi akibat minimnya pohon pengikat tanah. Juga karena kontur tanah yang rapuh.
Pihaknya telah memberikan bantuan logistik untuk keperluan sehari-hari korban tanah longsor. Selanjutnya pihaknya akan mengusulkan bantuan rehabilitasi rumah ke bupati. Kemarin pagi, sejumlah relawan, warga dibantu TNI Polri menggelar kerja bakti pembersihan material longsor. (vie/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.