Persip Sempat Kuasai Lapangan

374
KALAH : Meski Persip Pekalongan kalah 2-1 atas Persija Jakarta, masih mampu mengimbangi permainan tim tamu yang bertabur bintang di Stadion Kota Batik pada Selasa sore (10/2) kemarin. (LUTFI HANAFI/RADAR SEMARANG)
KALAH : Meski Persip Pekalongan kalah 2-1 atas Persija Jakarta, masih mampu mengimbangi permainan tim tamu yang bertabur bintang di Stadion Kota Batik pada Selasa sore (10/2) kemarin. (LUTFI HANAFI/RADAR SEMARANG)
KALAH : Meski Persip Pekalongan kalah 2-1 atas Persija Jakarta, masih mampu mengimbangi permainan tim tamu yang bertabur bintang di Stadion Kota Batik pada Selasa sore (10/2) kemarin. (LUTFI HANAFI/RADAR SEMARANG)

PEKALONGAN-Persip Pekalongan cukup tangguh mengimbangi permainan tim tamu yang bertabur bintang dan berjuluk Macan Kemayoran. Bahkan, tim ISL Persija Jakarta tersebut sempat kalah di babak pertama pertandingan persahabatan yang digelar di Stadion Kota Batik pada Selasa sore (10/2) kemarin.

Persip yang dimotori gelandang Saiful Amar, dari menit awal sudah mengusai pertandingan. Bahkan lebih banyak melakukan serangan dari sayap. Pemain yang bernomor punggung 23 tersebut, bisa memberikan tekanan dan mampu menembus pertahanan Persija. Tidak hanya satu pemain, pada menit ke-15, sempat mengecoh tiga pemain Persija.

Walaupun penguasaan bola lebih banyak berada di Persip, namun umpan berbahaya seringkali muncul melalui serangan balik pemain Persija, Bambang Pamungkas, yang juga dimotori pemain mungil Rendi. Meski begitu, M Ridho Jazuli, kiper Persip mampu menahan serangan-serangan Persija.

Tekanan yang terus dilakukan Saiful Amar, membuahkan hasil cemerlang. Umpan yang tidak matang dari kiper Persija ke pemain belakang Gunawan, membuat ‎bola mudah direbut Saiful Amar dan langsung menceploskan bola ke gawang.

Kiper Persija, Reki awalnya justru mengira terjadi pelanggaran, sehingga sedikit membiarkan bola masuk. Namun wasit Maulana tetap mengesahkan gol tersebut karena diangap bersih.

Ketinggalan 1 gol, Persija langsung mengganti 10 pemainnya dari line up awal dengan hanya meninggalkan Alfin T yang bermain sejak menit awal sampai akhir. Bambang Pamungkas yang sudah main sejak menit awal dan telah memberikan serangan berbahaya dengan sundulan mautnya juga ikut diganti, striker asal Rusia, Kabayev.

‎‎Pergantian 10 pemain Persija tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-57. Kedudukan skor berubah menjadi 1-1, setelah Ramdani Lestaluhu, memberikan tendangan keras ke arah gawang yang tidak mampu ditangkis kiper M Ridho Djazuli.

Dengan pemain yang lebih mentereng, Persija lebih mampu memberikan serangan-serangan setelah ‎pergantian mayoritas pemain. Beberapa kali diberikan kesempatan tendangan bebas yang jauh dari sisi kiri gawang, Ismed Sofyan langsung mengarahkan ke arah gawang, namun belum berhasil membobol gawang Persip.

Meski begitu, akhirnya pada menit‎ ke-66, Kabayev membalikkan keadaan menjadi 2-1. Umpan terobosan dari Ramdani, mampu dimanfaatkannya di depan gawang. Skor tidak berubah, hingga laga berakhir pada menit ke-90.

Sekitar dua ribu pendukung Persija atau The Jak asal Jawa Tengah dan sekitarnya langsung bersorak riang. Bahkan sempat menyalakan beberapa flare, walaupun akhirnya dilarang oleh pihak kemananan.

Pada pertandingan kemarin, Stadion Kota Batik juga dipenuhi suporter tuan rumah. Dari kapasitas 18 ribu penonton, stadion sangat padat, kendati panitia pelaksana (Panpel) mengkalim hanya menjual 15 ribu tiket saja. Janji panpel yang akan merazia penonton liar juga hanya tinggal janji, karena masih banyak penonton yang sengaja memanjat tembok. Walaupun disoraki penonton lain, mereka masih ngotot masuk stadion dengan gratis. (han/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.