892 Warga Buaran Banjiri Layanan Gratis

450

KAJEN–Layanan terpadu baik kesehatan maupun layanan administratif bagi masyarakat, kembali digelar lembaga tiga pilar, yakni Polres Pekalongan Kota, Kodim 0710 dan Pemkab Pekalongan. Rabu (11/2) kemarin, yang disasar adalah masyarakat di Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan.

Sekitar 892 warga Buaran, langsung membanjiri layanan terpadu di Kantor Kecamatan Buaran. Sekitar 247 orang memanfaatkan pelayanan membuat KK, KTP, Akte. Sebanyak 49 orang membuat SKCK, LP, dan surat kehilangan. Sebanyak 350 orang melakukan cek kesehatan umum, 2 orang melakukan periksa gigi, 29 Ibu layanan ibu hamil melakukan cek kesejahatan, 111 orang melakukan pemeriksaan mata dan 104 orang adalah peserta donor darah.

Kapolres Pekalongan Kota yang turun langsung dalam kegiatan tersebut meungkapkan bahwa persiapan kali ini cukup bagus. “Hal ini bisa dilihat dari jumlah masyarakat yang hadir cukup melimpah. Pelayanannya juga cukup prima. Namun, ini hanya permulaan, pemerintah setempat bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih besar lagi,” harapnya.

Bupati Pekalongan, Amat Antono cukup antusias dengan kegiatan tersebut. “Seyogyanya kegiatan tersebut dikembangkan pada sektor lain. Karena Tiga Pilar ini sangat baik, bisa menjadi perekat dan contoh kepada masyarakat dalam menangani masalah. Saya harap tidak hanya pelayanan kesehatan dan surat menyurat saja. Ini bisa diaplikasikan untuk yang lebih luas,” ucap dia.

Bupati Antono menyontohkan pemeriksaan mata. Jika memang ada indikasi katarak, pihaknya bisa menindaklanjutinya. “Karena hal ini bisa menjadi perekat kami dengan masyarakat,” tandasnya.

Sementara itu, Kapolsek Buaran, AKP Agus Riyanto menyatakan bahwa secara wilayah administratif, Buaran masuk Kabupaten Pekalongan. Namun untuk wilayah kepolisian masuk wilayah Polres Pekalongan Kota. “Sehingga dalam kegiatan kali ini, untuk pelayanan SIM tidak bisa kami berikan, dari pada membuat ribet masyarakat. Walaupun yang memberikan pelayanan kami,namun untuk foto dan pencetakan kartu harus dilakukan di Polres Pekalongan Kajen,” jelas Agus.

Diungkapkan pula, selama ini dalam pengobatan gratis yang masif seperti ini, jarang diadakan. Terutama pengobatan mata, khususnya katarak. Hal ini yang membuat masyarakat antusias untuk datang dan memeriksakan matanya. Selain itu, mereka juga bisa menikmati layanan yang lain. “Terkait pasien pemeriksaan mata, nanti akan segera ditindaklanjuti oleh Pemkab Pekalongan,” katanya.

Selama ini juga, katanya, kegiatan sosial yang digelar di Buaran kurang direspon baik oleh masyarakat. “Namun ini tantangan bagi kami. Makanya, kami mengerahkan semua Babinmas untuk sosialiasi dan hasilnya luar biasa. Selian itu, kami juga jemput bola bagi masyarakat yang benar-benar butuh dengan kegiatan ini, baik periksaan kesehatan dan lain-lain. Bagi yang tidak bisa jalan atau keluar rumah, kami jemput,” tegas dia. (han/hil/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.