Hartono Ketua Sementara

420
CABOR BARU: Para pengurus setelah rapat pleno Pengprov Muaythai Indonesia (MI) Jateng, kemarin, di Kantor KONI Jateng. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)
CABOR BARU: Para pengurus setelah rapat pleno Pengprov Muaythai Indonesia (MI) Jateng, kemarin, di Kantor KONI Jateng. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)
CABOR BARU: Para pengurus setelah rapat pleno Pengprov Muaythai Indonesia (MI) Jateng, kemarin, di Kantor KONI Jateng. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Ketua Umum KONI Jateng Hartono mendapatkan kepercayaan dari untuk menjadi ketua Pengprov Muaythai Indonesia (MI) Jateng periode 2015-2019. Muaythai adalah cabang beladiri asal Thailand yang sudah diakui oleh KONI Pusat.

Di kantor KONI Jateng, Semarang, Rabu (11/2) Hartono memimpin rapat pleno pertama sekaligus mengenalkan jajaran pengurus yang baru. Diakui Hartono, sebelum memutuskan menerima tanggung jawab sebagai ketua MI, dirinya mendapat protes dari beberapa pihak mengapa melakukan jabatan rangkap. ”Ketua KONI memang tak boleh merangkap ketua pengprov. Tapi karena ini sifatnya darurat dan faktor kebutuhan organisasi, saya mau,” kata Hartono yang juga Sekjen PB Gojukai itu.

Pada forum itu, dia mengajak pengurus untuk komitmen membawa muaythai sebagai cabang yang disegani dalam persaingan level nasional. Dia bersyukur, salah satu atletnya yaitu Bima saat ini bertahan di Pelatnas untuk menghadapi Kejuaraan Dunia Muaythai di Bangkok, Maret depan. ”Kita harus kerja ekstracepat. Makanya saya terus melakukan konsolidasi, ajak pengurus jangan hanya papan nama. Peningkatan SDM wasit dan pelatih harus digalakkan. Target saya, dalam setahun ini kita bisa membentuk 15-17 pengcab,” imbuhnya.

Di bagian lain Sekum MI Jateng Untung Budiarso menyebut, kepemimpinan Hartono hanya bersifat sementara. Tugas utamanya adalah membawa MI Jateng sebagai organisasi yang solid dalam pembinaan atlet. ”Kalau organisasi ini solid, beliau akan mengundurkan diri. Memang dilarang ketua KONI merangkap jabatan sebagai ketua pengprov. Bukan hanya ketua, pengurus harian pun tidak boleh,” kata kabid organisasi KONI Jateng itu.

Ketua Harian MI Gunawan Wijaya menandaskan, pihaknya akan bergerak cepat membentuk pengcab. Saat ini sudah ada berbagai kabupaten/kota di Jateng yang mengusulkan diantaranya Kota Semarang, Kota Tegal, Kabupaten Kudus, Magelang, Banyumas dan Cilacap. Gunawan optimistis, cabang muaythai bisa tumbuh subur di Jateng. Upaya pemassalan sudah dilakukan melalui pengiriman wasit dan pelatih untuk mengikuti penataran tingkat nasional. (bas/smu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.