T-shirt Neo Color Diminati Anak Muda

387
INCAR ANAK MUDA : Pengunjung memilih busana di salah satu gerai Ocean Pacific di Semarang. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)
INCAR ANAK MUDA : Pengunjung memilih busana di salah satu gerai Ocean Pacific di Semarang. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)
INCAR ANAK MUDA : Pengunjung memilih busana di salah satu gerai Ocean Pacific di Semarang. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Tampil trendi di setiap kesempatan pasti menjadi dambaan setiap orang. Termasuk ketika santai, sekadar jalan-jalan atau berkunjung ke rumah teman. Pilihan busana t-shirt sporty dengan warna-warna neo color seperti merah, orange, hijau, hingga red blue tampaknya mendominasi menjadi tren busana kasual tahun ini.

Merchandising Manager Ocean Pacific Indonesia Keith mengatakan, pilihan busana nan simpel dengan bahan nyaman menyerap keringat sangat cocok untuk dikenakan sehari-hari. “Untuk t-shirt Ocean Pacific yang saat ini banyak diminati adalah model polo shirt berkerah dan basic tees dengan bahan 100 persen cotton,” ungkap Keith.

Selain itu, agar penampilan semakin sedap dipandang, t-shirt Ocean Pacific bisa dikenakan dengan dipadukan bersama jins dan sepatu kets. “Penambahan aksesoris seperti topi juga akan membuat penampilan terlihat semakin trendi sesuai dengan target market Ocean Pacific yaitu menyasar mereka yang berjiwa muda,” imbuhnya.

Terkait dengan penjualan, hingga saat ini sudah ada sembilan showroom yang tersebar di seluruh Indonesia. Debby T J, Retail Manager PT HarindoTama, distributor Ocean Pacific Indonesia mengatakan, persebaran toko Ocean Pacific sendiri ada di Jakarta, Semarang, Surabaya, Bandung, Medan, Makasar, Bali, Pekanbaru dan Solo. “Kontribusi terbesar penjualan Ocean Pacific disumbang Kota Semarang yang mengambil sekitar 30 persen dari omset nasional,” jelas Debby.

Meski begitu, hingga akhir tahun 2015 ini, Debby menargetkan untuk penjualan di Semarang bisa meningkat hingga 20 persen dari omset yang sudah ada sebelumnya. Selain t-shirt, produk Ocean Pacific yang merupakan brand dari USA ini juga menawarkan kemeja, jaket, celana pendek, hingga underwear. “Untuk pangsa pasar kami, 75 persen untuk laki-laki dan 25 persen untuk wanita. Segmennya kaum sosial menengah atas,” pungkas Debby. (mg16/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.