Sampah Menumpuk, Kali Setu Meluap

390

DEMAK – Kali Setu di wilayah Desa Gaji dan Desa Sidokumpul, Kecamatan Guntur meluap, kemarin. Akibatnya, luapan air sempat merendam pemukiman warga di sekitarnya. Air mudah meluber karena tanggul sungai kurang tinggi. Selain itu, sungai juga sudah tidak mampu menampung air kiriman dari hulu sungai yang menumpuk akibat curah hujan yang tinggi. Aliran air tidak bisa mengalir lancar lantaran sampah menumpuk di jembatan Desa Sidokumpul.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak, Anjar Gunadi mengatakan, untuk mengatasi air limpas di Kali Setu, warga bersama petugas dari BPBD kerja bakti meninggikan tanggul sungai dengan karung. Selain itu, warga setempat juga bahu membahu membersihkan tumpukan sampah yang mengganggu aliran air tersebut. “Kami sudah mengirimkan 1.500 karung untuk menanggulangi banjir di Kali Setu,” kata Anjar didampingi Sekretarisnya Listiyo Marsono, dikantornya, kemarin.

Anjar Gunadi menambahkan, banyak persoalan yang menyebabkan melubernya air di kawasan kali setu tersebut. Mulai dari curah hujan yang tinggi, bendungan kurang tinggi sampai persoalan menumpuknya sampah di kali. Kondisi seperti ini jelas membuat air lebih mudah meluap karena alirannya tersendat. “Masyarakat harus sadar lingkungan, jangan membuang sampah di sungai. Karena ini akan berdampak buruk, ketika musim hujan datang,” imbuhnya.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) disebutkan bahwa curah hujan tinggi diperkirakan akan berlangsung hingga Maret mendatang. “Karena itu, salama masa darurat itu kita selalu mewaspadai bencana banjir dan angin kencang,” tambahnya. (hib/fth)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.