Sekolah Belum Siap UN Online

333

DEMAK – Ujian nasional (UN) yang sedianya akan dilaksanakan pada April mendatang secara online masih belum bisa diikuti oleh sekolah di wilayah Demak. Penyebabnya, saat ini pihak sekolah belum mempu menyediakan sarana prasarana komputer yang dibutuhkan untuk ujian online tersebut.

Kabid Sekolah Menengah (Sekmen) Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Demak, Suyanto mengatakan, pihak dinas telah memutuskan bahwa sekolah-sekolah di Demak untuk sementara ini tidak akan ikut UN secara online lebih dulu. Sebab, jumlah persediaan komputer di sekolah masih sangat kurang. Karena itu, setelah dilihat dari ketersediaan komputer ternyata belum memungkinkan. “Kami sudah kirimkan surat pemberitahuan ke Provinsi Jateng bahwa Demak, utamanya siswa SMP maupun SMA/SMK belum bisa ikut UN dengan sistem online,” katanya.

Suyanto menambahkan, sebelumnya pihak Disdikpora menominasikan beberapa sekolah eks RSBI untuk turut UN online. Yaitu, SMAN 1 Demak, SMPN 2 Demak dan SMAN 3 Mranggen. Namun, karena jumlah komputer masih sangat terbatas, akhirnya diputuskan tidak jadi UN online. “Dalam UN online ini, memang ada kriteria yang harus dipenuhi pihak sekolah. Misalnya saja, secara kuantitatif harus tersedia komputer sebanyak sepertiga plus cadangan dari keseluruhan siswa yang ikut UN,” imbuhnya.

Untuk SMAN 1 misalnya, dari 380 siswa, maka harus ada 125 komputer untuk UN mereka. Itupun, dilakukan secara shif-shifan atau bertahap. Dalam UN online tersebut, ada 5 paket soal yang diujikan. Karena itu, satu siswa satu mata pelajaran untuk satu hari. “UN online ini sebetulnya untuk efisiensi biaya. Yaitu, tidak perlu mencetak kertas soal. Selain itu, tida ribet,” tambahnya.

Karena itu, UN online ini dimungkinkan baru bisa dilakukan pada 2016 nanti. Saat ini, setiap sekolah mulai mempersiapkan perangkat komputernya hingga betul-betul jumlahnya memenuhi untuk digunakan UN online. Setidaknya, sekolah juga mempersiapkan tenaga teknis IT.

Staf Sekmen, Agus Efendi menambahkan, sejauh ini jumlah peserta UN masih belum final. Jumlahnya masih terus berjalan. “Belum ada data final peserta UN,”katanya.

Kepala Disdikpora Demak, Muhtar Lutfi juga mengatakan, untuk wilayah Demak belum dapat mengikuti UN dengan sistem online. “Sudah kita putuskan belum bisa ikut UN online. Masih ada keterbatasan jumlah komputer,”katanya. (hib/fth)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.